Mengaku Dari Pihak SMAN 1 Kuala Kapuas, Berusaha Tekan Wartawan

0
319

Kuala Kapuas-ZonadinamikaNews.com. Tudingan miring yang dialamatkan oleh sumber media ini pada SMAN 1 Kuala Kapuas yang diduga melakukan mark up dalam penyerapan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun ajaran 2018-2019, agaknya membuat pihak sekolah kebakaran jenggot.

Cemen.sipegirim pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp tersebut tidak menyebutkan jatidirinya sebagai pendidik bahkan saat ditelepon balik beberapa kali, walaupun diangkat namun tidak mau bicara dengan alasan suaranya tidak masuk.

Ini dia sms bernada ancaman atau tekanan tersebut “Pak, mohon dlm waktu1x24 jam yg melaporkan via email ttg tudingan markup dana bos sekolah sman 1 kkps tdk diberitahu, kami pihak sekolah akan tuntut balik dan melacak sendiri akun tsb. Tks”.

Ketika ditanya wartawan media ini, Jadi ini ngancam? knp ga ada suara di tlp?

“Saya dengar suara bpk, tapi suara saya ngga masuk mungkin, kami ngga ngancam, tapi kenapa postingan dihapus saatbkami di sekolah rapat ttg kasus ini. Kami sdh tahu pelakunya.”

Postingan tdk ada di hapus web aj yg lg gangguan

Oke. Tks jawab pemilii +62 813-4930-305x

Diberitakan sebelumnya, SMAN 1 Kuala Kapuas Kalimantan Tengah, dalam pengalokasian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dituding sarat dengan pembuatan angka atau pengeluaran terindikasi hasil rekayasa.

Bedasarkan dokumèn alokasi dana BOS dari tahun 2018-2019 yang di terimah redaksi via surat elektronik atau memail, membocorkan bahwa aroma terjadinya mark up terkait penyerapan dana BOS di sekolah SMAN 1 Kuala Kapuas, sumber yang mengaku tenaga pendidik disekolah tersebut, berharap agar media berkenan menyikapi dan mempublikasikan agar masyarakat banyak mengetahuinya.Karena menurutnya, dugaan keras untuk isi pundi-pundi dengan cara dugaan korupsi dana pendidikan tersebut dan laporan penggunaan dana BOS diduga kuat hasil penggelembungan angka tegas Sumber yang meminta edentitaskan di rahasiakan.

Untuk diketahui, pada tahun 2018-2019 SMAN 1 Kuala Kapuas mendapatkan kucuran dana BOS sebagai berikut. Tahun 2018 pada triwulan satu Rp.258.440.000, triwulan dua Rp.540.120.000, triwulan tiga Rp.258.440.000, triwulan empat Rp.229.320.000 dan tahun 2019 pada triwulan satu Rp.258.440.000, triwulan dua Rp.540.120.000, triwulan tiga Rp.258.440.000, triwulan empat Rp.229.320.000.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kuala Kapuas Kalteng yang di komandoi Sukrina saat dikonfirmasi via pesan singkat lewat WhatsApp mengatakan, “Bisa minta sumber emailnya pak, kami melaporkan dana bos tiap tahun melalui web resmi dan sudah rekon di propinsi, anggaran sesuai alokasi, bukti fisik (nota-kuitansi- aset yg dibeli) ada di sekolah. Jika memang ada laporan, kami siap diperiksa dan buktikan. Tks” jawabnya singkat 27/02. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here