NGO TOPAN AD Sumut Sorot Dana BOS di UPT SD NEGERI 060928

0
187

Sumut-ZonadinamikaNews.com.Kinerja para oknum pendidik di UPT SD Negeri 060928 Medan lagi-lagi disorot oleh NGO TOPAN AD Sumatera Utara terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) khususnya tahun anggaran 2019. NGO TOPAN AD menduga ada permainan jahat yang di perankan oleh pihak sekolah dalam mengelola BOS demi kepentingan pribadi dan kelompok.

Indikasi itu makin kontras setelah pihak NGO TOPAN AD melakukan investigasi di lingkungan sekolah, baik dalam menyikapi sarana dan prasarana sekolah yang terpantau tidak berjalan baik, dan terindikasi terjadi kerugian negara.

Demikian dijelaskan oleh ketua NGO TOPAN AD Sumut Wilman Siallagan pada media ini, seraya menambahkan, selain indikasi alokasi dana BOS pada kegiatan perawatan sarana dan prasana diduga fiktif juga perihal pembayaran homor yang terduga hanya sebatas retorika saja, karena absensi tenaga honor maupun petugas honor terlihat tidak ada perubahan, maka wajar dipertanyakan, apa mungkin dalam satu tahun itu mulus semua tanpa ada kekuarangan jam minimal 1 jam? Tanya Wilman.

Lebih jauh Wilman menduga, hampir seluruh kegiatan sekolah yang didanai BOS terindikasi mark up, adapun kegiatan tersebut diantaranya: Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa Rp.29.254.000, Rp.14.134.000, Rp.19.369.000, Rp.18.234.000.Kegiatan evaluasi pembelajaran Rp.11.796.000, Rp.28.696.000, Rp.21.396.000 Rp.16.736.000.Langganan daya dan sa Rp.3.330.000, Rp.3.330.000, Rp.3.330.000, Rp.3.330.000.

Pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah Rp.8.740.000, Rp.1.960.000, Rp.7.000.000, Rp.2.960.0009. Pembayaran honor Rp.12.000.000, Rp.12.000.000, Ro.12.000.000, Rp.12.000.000.

Pihak sekolah SD Negeri 060928 Medan ini disinyalir dalam penyerapan dana BOS ini lebih mengutamakan keuntungan pribadi demi memperkaya diri, dan pihak penegak hukum harus bertindak tegas demi penyelamatan uang negara dari tangan oknum pendidik yang bermental maling uang pendidikan. kata Wilman.

Periksa absensi dan tenaga honor tentang kehadiran selama satu tahun, periksa fisik dan juga kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa, apa saja kegiatanya dan lokasinya.

“Kami berencana membuat laporan resmi pada pihak penegak hukum, agar pihak sekolah di panggil dan diperiksa penegak hukum nantinya” ujar Wilman. (Jhon Girsang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here