Terkait Tudingan Sunat Bantuan Dermawan, Ini Penjelasan Kepsek SDN 18 Balekok

0
128

Sumbar-ZonadinamikaNews.com.Tudingan miring yang dialamatkan pada pihak sekolah SDN 18 Belekok yang dituding melakukan potongan terhadap bantuan murit tidak mampu, Suger menjawab dengan tegas bahwa tudingan itu tidak mendasar dan sangat keji juga tidak manusiawi.

“Ini kalau dibilang saya debagai kepala sekolah menyunatkan 10.000 permurid ini bisa dilaporkan ke yg berwajib, siapa yang membilang saya ambil 10.000 setiap murid dari bantuan tersebut sudah melapaui batas ,itu namanya pitnah itu lebih kejam dari pembunuhan
dan kalau ternyata anda terlibat akan bertanggung jawab.belum tentu mana yang benar jangan sekali kali memberitakan hal yg tidak manusiawi”.

Ditegaskan lagi, tidak pernah sekalipun saya sebagai kepsek memotong uang bantuan tersebut.Anak saya kerja ditoko Emas H .Aung itu,makanya anda komunikasi sama Dia.Dan saya sekali sebulan pergi ketempat H Aung itu.Jangan menuduh kalau belum ada bukti,siapa si Tono itu saya sudah tau, siapa Sirab itu saya sudah tau, murid saya di SDN 18 itu jumlahnya cuma 35 orang, honorer ada 7 orang dana Bos itu cuma untuk menggaji honorer saja, tapi saya iklas dengan uang gaji untuk pergi perjalanan dinas ke disdik,pergi untuk pengelolaan BOS dan rapat rapatnya.

Tapi iklas dan bangga sebelum saya diangkat jadi kepsek di SDN 18 tidak ada yg mau jadi kepsek karena muridnya sedikit Alhamdulillah saya diangkat di SDN tersebut saya terima dengan iklas.Saya tak perlu banyak murid dan banyak uang ,kalau uang tetsebut untuk di salah gunakan,semoga Allah selalu melindungi umatnya dari godaan yg sesat.Aamiin.

Tujuan saya terutama sekali bukan pergi bawa siswa jalan jalan tetapi belajar diluar sekolah menurut K 13 siswa belajar boleh pergi ke tempat yang bersejarah
makanya saya berkomunikasi beberapa orang tua siswa dan dikatakan bahwa semenjak sekolah ini berdiri belum pernah siswa pergi kok jalan jalan namanya terserah.

Kemudian setelah itu saya adakan musyawarah seluruh orang tuavwali murid dan hasil dari musyawarah itu dapat kata sebulat bahwa siswa beserta seluruh orang tua ikut pergi studitour dan dijumlahkan seluruh siswa dan orang tua murid srbanyak 73 orang dan ditamah lagi seluruh guru ,makanya mupakat seluruh orang tua yg jumlahnya 27 dengan jumlah uang Rp.4.50.000 sedangkan sewa 2 buah mobil pariwisata Rp.5.000.000
dan saya korbankan setengah gaji saya untuk menambahkan sewa mobil,mami dijalan.dengan srnang hati tapi karena ada hal salah satu orang tua yaitu anak Rabiati yg tidak senang maka srkarang saya gagalkan pergi dan uang orang tua wali murid dikembalikan,
.
Mungkin ini belum izin Tuhan dan dibalik itu ada hikmahnya coba bapak bayangkan sebahagian orang tidak mengingat masa masa sekolahnya bisa jadi orang terkenal karena guru,bisa jadi orang pintar karena guru,bisa jadi orang kaya karena guru, tapi kami sebagai guru memang sampah masyarakat kok.kebiasaan yang kita lakukan setiap hari itu belum tentu benar makanya yg benar itulah yg harus kita biasakan,tujuan saya baik kok,tapi entahlah,mohon maaf klo ada kata kata salah,trims atas perhatian

Dan untuk pergi studitour dibatalkan kan dan tranfor dari orang tua murid dikembalikan,semenjak saya di tugaskan sebagai kepala sekolah,tidak pernah saya memungut uang dalam bentuk apapun
dan juga sebelum saya ditugaskan kesana ,sayapun tak pernah menanyakan pada guru tetang tentang masa lalu sekolah,sebab itu tidak wewenang saya.(tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here