Simson Panjaitan Targetkan Dalam 3 Tahun Toba Mandiri Pangan

0
246
Simson Panjaitan (kiri) usai menyerahkan pupuk bermagnesium tinggi kepada M Marpaung, agen pupuk di Pintu Batu Silaen, Rabu (1/4/2020)

Silaen-ZonadinamikaNews.com. “Beberapa belas tahun yang lalu, Produksi Padi ataupun Beras di Tapanuli mengalami surplus, namun mengapa sekarang kita malah mengimpornya padahal baru beberapa bulan selesai panen,”

Hal itu dilontarkan Simson Panjaitan (55), salah seorang anak rantau yang sudah cukup berhasil asal Toba saat berkunjung dan bertatap muka dengan para warga petani di Desa Pintu Batu, Kecamatan Silaen pada Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, salah satu penyebab utamanya yakni kerapnya kelangkaan pupuk terjadi justru tepat saat tanaman padi para petani membutuhkan pemupukan. “Bagaimana tanaman padi bisa bertumbuh dengan baik tanpa pemupukan? Itu Mustahil,” lirihnya.

Dalam kesempatan itu, Simson yang mengaku ikut sebagai bakal calon bupati Toba dalam Pilkada nanti sengaja mengajak salah satu distributor pupuk ke desa tersebut untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani aman.

Dijelaskannya, dirinya sedang melakukan bekerjasama dengan distributor pupuk tersebut dalam menyediakan pupuk yang akan disalurkan ke para petani melalui agen di desa.

“Saya bantu distributor dan agen dalam pengadaan salah satu jenis pupuk dengan kandungan Magnesium yang tinggi, yang mana pupuk tersebut mampu memenuhi nutrisi tanaman apalagi saat pupuk mengalami kelangkaan seperti saat sekarang ini,” sahut Simson.

Simson berjanji, bila diberi kepercayaan oleh rakyat Toba, akan mengembalikan kejayaan dunia pertanian dan peternakan seperti semula. “Dalam tiga tahun, saya akan jadikan Toba menjadi Kabupaten Mandiri Pangan, yang saya sebut juga menjadi Berastagi ke dua di Sumut,” ujarnya yakin.

Selain menjadikan Toba surplus beras, ujar Simson yang beristri boru Sitohang itu, juga akan membuat surplus hasil lainnya seperti Jagung, Jahe, Umbi umbian, Kopi, Andaliman, dan berbagai produk pertanian serta perikanan dan peternakan lainnya.

“Saya yakin kita pasti mampu, sebab sembilan puluh persen wilayah Toba adalah lahan pertanian, peternakan dan perikanan. Khusus penggunaan pupuk ini, sudah diujicoba di beberapa desa dengan hasil gemilang,” paparnya.

Yang tak kalah penting, sambungnya, dirinya menyatakan sudah menggandeng para pengusaha yang akan menampung semua hasil hasil pertanian lokal Toba. “Apapun hasil pertaniannya, kami akan siapkan penampungnya. Ingat, itu janji saya,” pungkasnya meyakini. (JP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here