Kasihan Bantuan Untuk Murid Miskin SDN 18 Sungai Geringging Padang Ortu Merasa Dikibulin

0
254

Padang- Pariaman ( Sumbar) beritaterbaru.wiki com.Polemik Di SDN 18 Sungai Geringging, Kecamatan Sungai Geringging ” Kabupaten Padang- Pariaman Provinsi Sumatera Barat tak kunjung habis di persoalkan, setalah sempat di kecam oleh berapa orang tua murid terkait penahanan batuaan yang sengaja di tahan”

Batuan yang diberikan dari salah seorang dermawan (H Auang ) Rp 150.000 dan per murid, yang searusnya diteriam Oleh murid disengaja di tahan oleh kepsek”

Tak tagung- tagung di sekolah SDN 18 Sungai Garingging tersebut di lakukan Penyutan Sebesar Rp 10,000 Permurid, murid yang searusnya menerima, Rp 150,000 anya menerima Rp 140, 000″

Terkait adanya laporan dari sumber kami Adanya penahanan ” Uang murid tersebut,Oleh Oknum Kepsek ,SD N 18 Sungai Geringging Selama dua bulan,

Dan adanya Pula dugan pemotongan, Rp 10,000 Permurid, Disekolah SD N 18 Sungai Geringging, Kecamatan Sungai Geringging, Awak media ini mencoba Konfirmasi Melaluai WhsApp Pribadi Kepsek,Kepsek bisa menjawab”.

“Siapa Anda” Saya Tak Takut dengan Acaman Anda” Kalu Kurang Senang Anda Temui Saya, namun pesan Ini secepat kilat langsung dihapus,

Setelah Media oline beritaterbaru.wiki com menerbitkan pemberitaan dengan judul”Bantuan Darmawan Buat Orang Miskin Disunat Oknum Guru, SDN N 18 BALEKOK?

Keesokan harinya setelah pemberitan tayang Kepsek SDN N 18 Sungai Geringging Menjawab lagi melaluai ” WhsApp” nya” wartawan ini pesan yang diduga pengirimnya adalah kepala sekolah, demikian isisnya: Ass.Yth Bpk selamat pagi Tujuan saya terutama sekali bukan pergi bawa siswa jalan jalan tetapi belajar diluar sekolah menurut K 13 siswa belajar boleh pergi ke tmpt yg bersejarah
makanya saya berkomunikasi beberapa orang tua siswa dan dikatakan bahwa semenjak sekolah ini berdiri belum pernah siswa pergi kok jalan jalan namanya terserah.
Kemudian setelah itu saya adakan musyawarah seluruh orang tuavwali murid.

Dan hasil dari musyawarah itu dapat kata sebulat bahwa siswa beserta seluruh orang tua ikut pergi studitour
dan dijumlahkan seluruh siswa dan orang tua murid sebanyak 73 orang dan ditambah lagi seluruh guru

Makanya mupakat seluruh orang tua yg jumlahnya 27 dengan jumlah uang Rp.4.50.000 sedangkan sewa 2 buah mobil pariwisa Rp.5.000.000
dan saya korbankan setengah gaji saya untuk menambahkan sewa mobil,mami dijalan.dengan srnang hati.

Tapi karena ada hal salah satu orang tua yaitu anak Rabiati yg tidak senang maka srkarang saya gagalkan pergi dan uang orang tua wali murid dikembalikan,Mungkin ini belum izin Tuhan dan dibalik itu ada hikmahnya
coba bpk bayangkan sebahagian orang tidak mengingat masa masa sekolahnya bisa jadi orang terkenal karena guru,bisa jadi orang pintar karena guru,bisa jadi orang kaya karena guru.

Tapi kami sebagai guru memang sampah masyarakat kok.kebiasaan yang kita lakukan setiap hari itu belum tentu benar makanya yg benar itulah yg harus kita biasakan, tujuan saya baik kok,tapi entahlah, mohon maaf klo ada kata kata salah,trims atas perhatian.

Dan untuk pergi studitour dibatalkan kan dam tranfor dari orang tua murid dikembalikan” Ucapnya Kepsek Melalauai WhsApp nya.

Sementara itu pengakuan dari sumber kami, apa yang dikatakan ibu kepsek tidak benar, Kami hanya di undang di karenakan batuan dari bapak ( H Auang ) telah datang, saya pun pergi kesekolah, setelah saya sampai di sekolah , lalu ibu kepsek bilang,Uang dari bapak ( H Auang) telah tiba terpaksa uang ini kita pergunakan untuk jalan- jalan.

Saya pun menolak uang dari bapak ( H Auang) di pergunakan buat pergi jalan – jalanKepsek pun menjawab pergi tidak pergi uang ini tak, arus ditahan, dan dipergunakan buat jalan- jalan.Disingung masalah penyutan Rp 10,000 Di sekolah SDN 18 Sungai Geringging, Sumber mebenarkan kejadian tersebut.

Ditambahkan sumber seketika uang batuan dari bapak ( H Auang ) sampai sebesar Rp 150,000. lasung diberikan pada saya, Namun Ironisnya seketika uang telah sampai di tangan tiba- tiba ada seorang oknum guru datang memintak pemotongan Rp 10,000 , ucapnya narasumber kami sahat di konfirmasi terkait dengan sms yang disampaikan oleh kepsek ” kepada awak media yang secepat dihapus” wartawanpun mempertanyakan kembali, apa maksud ibu menuding kami mengacam ibu , ibu Kepsek pun menjawab”.

Bukan,tapi saya salah ngomong, karena sebelum saya ditugaskan kesana,saya tak tau apa apa dan juga saya tidak ada komunikasi sama majelis guru masa masa sebelumnya.Ucapnya Kepsek lagi melaluai WhsApp nya, ucapnya kepsek lagi, ( Bersambung )

(Zaherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here