Ketua BMDS Deiyai Minta Pemda Meeuwo Perhatikan Mahasiswa Luar Papua.

0
121

Deiyai Papua-ZonadinamikaNews.com.Ketua barisan muda damai sejahtera minta pemerintah daerah Meeuwo perhatikan mahasiswa luar Papua, Selasa, (7/04) di Deiyai Papua.

Kondisi seperti saat ini harusnya Pemerintah daerah lebih fokus perhatikan bagi Mahasiswa Papua yang kuliah di luar Papua.

Ketua BMDS Deiyai Mando Mote,S.IP mengatakan saya minta pemda Meepago segera perhatikan mahasiwa yang berada di luar Papua. Ditengah situasi Covid-19 ini seluruh mahasiswa di luar Papua seperti di Sulawesi, kalimantan, Sumatera se-Jawa dan Bali sedang membutuhkan bantuan dari pemerintan daerah khususnya dari kabupaten Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai.

Dikatakan Mote, Beberapa hari lalu saya memantau langsung di beberapa asrama seperti di kota Studi Jakarta dan Bogor itu sementara mahasiswa dan mahasiswi semua masih terkumpul di satu asrama. Mereka sangat ketakutan keluar dari asrama karena situasi covid-19.

Sementara warung makan, warung kopi, Kios – kios semua pada tutup. Oleh sebabnya kata Mote, Kami minta kepada ke empat Pemerintah daerah segera membantu seluruh mahasiswa Yang ada di luar Papua. Seharusnya mahasiswa Papua ini yang diprioritaskan oleh ke empat pemerintah daerah sebelum jauh hari.

Jika memang masing- masing pemerintah daerah belum bisa terjangkau karena kebijakan Lock Down, Maka pemerintah harus berkomunikasi melalui Ketua ketua asrama, atau ketua mahasiswa di masing – masing kota studi. Harap ketua BMDS Mandos Mote juga adalah alumni IPDN angkatan XX ini.

Sementara itu, wartawan media ini menghubungi ketua IPMANAPANDODE Bogor Jhon Edowai mengatakan, Kami telah menghubungi kepada orang tua kami tetapi kata Edowai, Orang tua kami semua dikampung. Mereka tidak bisa beraktifitas lantaran situasi Covid-19 saat ini. apalagi ke kota untuk mengirim kami uang makan. Jelasnya.

Kami minta kepada kaka kaka DPR Papua yang selama ini membantu bahan makanan di tiap asrama di Jayapura Papua. Tetapi para DPRP melupakan kami mahasiswa Papua di luar Papua. Coba bantu kami yang berada di luar Papua seperti di Jakarta, Bogor, Bandung, Jogja, Surabaya, Semarang, Bali sebagai sentral penyebaran Covis- 19 di Indonesia kah. Harapnya.

(Mateus Tekege)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here