Ormas LAKI Aceh Timur Bicara Soal Bansos Covid-19

0
157
Saiful anwar, salah seorang aktivis laskar antikorupsi indonesia dpc aceh timur

Aceh Timur–ZonadinamikaNews.com. Pernyataan tegas oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) bagi yang bertindak konyol dan melakukan korupsi dana covid-19 dihukum mati, adalah warning yang paling tepat kata Aktivis Laskar Anti Korupsi Indonesia DPC Aech Timur Saiful Anwar.

Saiful juga menegaskan, dana untuk penanganan coronavirus atau Covid-19 di Aceh cukup banyak yaitu sekitar Rp 1,7 Triliyun. Dengan dana sebesar itu, diharapkan jangan sampai ada warga yang tidak mendapatkan bantuan.

“Jika uang sebesar Rp 1,7 Triliyun itu sudah ada persetujuan Dewan, artinya anggaran itu sudah gool untuk digunakan dan tinggal pencairannya. Jadi, jangan sampai ada warga yang tidak dapat bantuan, tegas Saiful Anwar.Jum’at (17/4/2020).

Menurutnya, Rakyat Aceh harus dilibatkan dalam pendistribusian uang negara, termasuk ekses melakukan kontrol terhadap penggunaan anggaran penanganan penyakit “covid 19” tersebut.

Jangan sampai anggaran begitu banyak, kemudian ada nenek-nenek yang kelaparan dan menangus di ujung kampung, atau ada keluarga di pedalaman yang tidak tau harus mengadu kepada siapa ia tidak tersentuh pertolongan. Jika ini terjadi maka sangat memalukan.

“Kami juga tidak sengan-sengan melaporkan bila ditemukan ada yang tidak beres penyaluran dilapanga, apalagi melakukan mark up dalam pembelanjaan semboko, kami akan melakukan perbandingan harga setiap sembako yang di kirim ke masyarakat nantinya,bila ada biaya yang aneh akan kami laporkan pada pihak berwajib” ucap Saeiful.

Kami mengingatkan, agar anggaran penanganan Covid-19 di Aceh tidak “dimalingkan” dengan modus tertentu. Apalagi ada ancaman dan hukuman cukup berat dari KPK, bagi pihak-pihak yang mencoba korup dana Covid-19, demikian ungkap Saiful putra asli aceh timur ini. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here