Jalan Provsu Pekan Ajamu Memprihatinkan. Perusahaan perkebunan Sawit Diminta Ikut Merawat Jalan.

0
318

Labuhanbatu – ZonadinamikaNews.com.
Kondisi jalan provinsi Pekan Ajamu menuju Simpang Ajamu saat ini sangat memprihatinkan. Badan jalan di penuhi lobang, ditambah lagi saat ini curah hujan cukup tinggi di daerah itu. Kondisi jalan yang berlobang dipenuhi air bak kubangan kerbau.

Tak sedikit publik daerah itu menyorotinya. Terkesan publik ingin memviralkan kondisi jalan tersebut dengan mengunggahnya ke media sosial dengan tujuan supaya mendapat perhatian pemerintah.

Seperti akun FB dengan nama akun Halimah Tussadiyah menuliskan didinding medsosnya ”
Ajamu jalan nya bisa nandur padi yok merapat gratis…”

Sama halnya dengan akun FB menggunakan nama aku yusliardi Ritonga juga memposting kondisi jalan provinsi Pekan Ajamu dengan menuliskan didinding medsosnya “Hati-hati ya pak super, kalau melintas di jalan kota ajamu kec.panai hulu ,kab.labuhanbatu ada jalan di genangi air hujan,. di persimpangan PKS PTPN kbn AJAMU.”

Menanggapi hal tersebut, Habibullah Harahap Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di kampus tempatnya kuliah dan juga merupakan pengurus Forum Solidaritas Masyarakat Pantai Labuhanbatu (FOSO. MAPALA) mengatakan kepada Zinadinamika Sabtu (2/5) kondisi jalan yang memprihatinkan itu hendaknya segera dilakukan perbaikan oleh instansi terkait.

Pasalnya menurut Harahap jalan itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat pantai Labuhanbatu. Selain itu dikhawatirkan dengan rusaknya badan jalan yang menyulitkan truk-truk pengangkut buah sawit milik perusahaan perkebunan sawit yang ada di daerah pantai akan memakan korban jiwa pengguna jalan lainnya yang melintas saat truck tersebut terbaik saat melintasi labang-lobang besar ditengah badan jalan.

“Sudah beberapa kali truk pengangkut buah sawit terbalik di jalan yang berlobang sekitaran pekan ajamu menuju simpang Ajamu, ngerih melihatnya bila ada warga yang melintas saat truck itu terbalik bisa dipastikan akan menelan korban jiwa, berketepatan saat terbalik tak ada warga yang melintas. “Sebutnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Habibullah Harahap di ketahui Masiswa Fakultas Hukum Semester 6 di salah satu Universitas negeri di Medan itu, meminta kepada perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di daerah itu, seperti PTPN 4 AJAMU, PT. HPP, MILANO, CSR dan lainnya ikut serta merawat jalan negara tersebut di karenakan mereka juga sangat berkepentingan dengan kondisi jalan tersebut.

“Kalau menunggu pemerintah untuk memperbaikinya waktunya bisa lama, kondisi jalan bisa lebih parah lagi, tidak ada salahnya perusahaan-perusahaan yang ada juga ikut menikmati pasilitas jalan provinsi itu berpartisipasi menimbun lobang-lobang besar di badan jalan menjelang pemerintah menganggarkan perbaikan jalan tersebut.”ucap Habibullah juga merupakan putra kelahiran Ajamu tersebut.

Sebelumnya, terlihat organisasi kepemudaan yang ada di kecamatan Panai hulu dan pihak perkebunan Ajamu melakukan penimbunan lobang-lobang dibeberapa titik menggunakan tanah dan batu. Namun di karenakan volume kendaraan truck pengangkut kelapa sawit milik perusahaan perkebunan yang melintasi jalan itu terbilang sering timbunan tersebut kembali membentuk lobang. (Fadhly)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here