Satu Orang PDP Kabupaten Agam Meninggal Dunia

0
142

Agam, Sumabar –Zonadinamika mews.com.Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial A (30 tahun) warga Jorong Gobah Nagari Bukik Batabuah Kecamatan Canduang Kabupaten Agam, Prov Sumatera Barat yang dirawat di Ruang Rawatan Isolasi Covid-19 Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, meninggal dunia, Senin (25/5), sekitar pukul 09.15 WIB.

Mengutip laporan yang disampaikan Humas RSAM Bukittinggi Mursalman Caniago, pasien dalam pengawasan tersebut masuk ruang rawatan isolasi Covid-19 RSAM Bukittinggi Minggu (24/5) kemarin, pada pukul 19.02 WIB.

PDP Inisial A masuk IGD Covid-19 RSAM, karena ada gejala klinis yakni Meningitis Tubercolosis dan demam tinggi. Kemudian pasien langsung ditempatkan ke kamar rawatan isolasi Covid-19 RSAM Bukittinggi.

Disebutkan Humas RSAM Mursalman, pihaknya belum bisa memastikan pasien PDP itu meninggal karena Covid-19. Sebab pihak RSAM baru mengambil tes Swab tenggorokan pasien Senin pagi. Mengingat hasil Swab belum keluar, pasien meninggal sekitar jam 09.15 Wib.

Jenazah A sebagai pasien dalam pengawasan tersebut sudah dibawa ke kampungnya di Canduang untuk dimakamkan dengan prosedur Covid-19.

“Walaupun hasil Swab belum keluar. Sesuai standar operasional protokol kesehatan, jika meninggal dunia, untuk pemakamanannya dilakukan dengan protokol Covid-19,” jelasnya.

Camat Canduang Fauzi, saat dihubungi bersama tim awak media membenarkan bahwa ada warganya yang meninggal dunia dan pemakamannya dilaksanakan sesuai presedur protokol kesehatan Covid-19.

Dikatakan, Camat Canduang Fauzi, yang bersangkutan sudah satu setengah bulan ini berada di kampung, sebelumnya di Jakarta.

“Alm sebelumnya pulang dari jakarta 1.5 bulan yang lalu dan rutin berobat tbc yang sudah lama diderita kepuskesmas Lasi, Minggu kemaren yang bersangkutan dibawa ke RSAM oleh keluarga dan meninggal dengan status PDP,” sebut Camat Fauzi.

“Dari hasil keterangan keluarga, yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit TBC. Selama di kampung rutin berobat ke Puskesmas Lasi. Namun, tadi malam mendadak mengalami sesak nafas. Maka pihak keluarga langsung membawanya ke RSAM Bukittinggi, tutur Fauzi.

Warga Canduang yang meninggal Senin (25/5) pagi, dilaksanakan pemakaman pada pukul 13.00 Wib sampai 14.00 wib, oleh petugas puskesmas dibantu warga sengan tata cara protokol Covid-19, yang dihadiri pihak kecamatan, Walinagari, anggota Polsek dan Koramil.

(Zaherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here