Kasus Dugaan Penganiayaan HMN Warga Balige Berbuntut Panjang

0
129
Keterangan Pers Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya SIK dan Kasat Reskrim, AKP Nelson Silahtur, Selasa (16/6/2020) 

Toba-ZonadinamikaNews.com. Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama sama yang terjadi di depan Kedai milik Rainhard Simanjuntak JI. Mesjid, Kelurahan Napitupulu, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Minggu (26/4) sekira pukul 22.00 WIB yang lalu tampaknya makin berbuntut panjang.

Seperti diterangkan Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya SIK kepada sejumlah media saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (16/6/2020) sore.

Didamoingi Kasat Reskrim, AKP Nelson Sipahutar, Akala memastikan akan menangani kasus tersebut berdasarkan proses hukum yang berlaku secara profesional. “Kita akan mengangani kasus ini secara profesional,” tegas Akala.

Kasus dengan LP Nomor : LP/19/IV/2020/SU /TBS/SEK BLG tertanggal (29/4) atas nama pelapor HMN, 63, dengan tersangka JN, 40, bersama adiknya RN, 31 sebelumnya dilaporkan di Polsek Balige namun kini telah dilimpahkan penanganannyake Polres Toba Samosir.

Selanjutnya tampak Nelson Sipahutar menerangkan terkait kronologi penganiayaan yang dialami HMN dan berdasarkan keterangan saksi kejafian tersebut berawal saat korban berusaha melerai perkelahian yang terjadi antara JN dan LN, dimana keduanya saat ini sebagai tersangka.

Nelson menuturkan, awalnya korban mendengar adanya suara gaduh di dekat rumah korban. Lalu korban keluar dan melihat, ternyata JN dan RN merupakan sumber suara gaduh tersebut. Karena sudah larut malam, Korban lalu meminta agar mereka masuk ke dalam rumah, namun JN dan LN malah salah duga terhadap korban. Mereka diduga tersinggung.

Karena suara gaduh belum juga reda, korban kemudian semakin mendekati pelaku dan meminta kembali keduanya untuk masuk ke dalam rumah. Namun, tanpa disangka, JN memukul pundak korban dengan menggunakan tangan serta mendorong korban hingga korban terpental.

Korban berusaha bangkit kembali dan tetap meminta para pelaku (JN dan LN) untuk tetap masuk ke rumah. Namun lagi lagi, kedua pelaku malah kembali mendorong korban hingga terjatuh lagi. Dan salah seorang tersangka memukul korban dan tepat mengenai dagu.

Said dirinya telah mendapat penganiayaan hingga korban mengalami bengkak pada bagian punggung, tangan kiri, telunjuk tangan kiri serta luka lecet pada lengan bawah tangan kiri korban membuatnya akhirnya membuat pengaduan ke Polsek Balige.

Untuk tindakan selanjutnya, pihak Polsek Balige menerima laporan pengaduan tersebut dan membawa korban ke Rumah Sakit HKBP Balige untuk berobat sekaligus permintaan VER (Visum). “Dalam perkara ini Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi,” urai Nelson.

Dalam kesempatan itu juga, Nelson mengaku bahwa pihaknya telah melakukan Gelar Perkara guna menaikkan tahap penyelidikan ke tahap penyidikan pada Jumat (29/5).

“Dan jyga telah melakukan Gelar Perkara guna penetapan Tersangka pada Rabu (3/6). Selain itu juga telah dilakukan pemanggilan dan pengambilan keterangan tersangka dan telah melakukan penahanan terhadap tersangka pada Selasa (16/6),” tambahnya.

“Rencana tindak lanjut, kita akan melengkapi berkas perkara dan akan segera mengirimkan berkas perkara ke Kejaksaan,” pungkas Nelson mengakhiri.(JP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here