Penebangan Hutan di Silamosik 1 Porsea Dituding Tidak Miliki Ijin Dari Kehutanan

0
458
Penumpukan kayu hasil penebangan di Desa Silamosik 1, Kecamatan Porsea, Sabtu (20/6/2020)

Porsea-ZonadinamikaNews.com. Penebang kayu jenis pinus di Desa Silamosik 1 Kecamatan Porsea sedang ramai diperbincangkan khalayak ramai lantaran diduga tidak memiliki dokumen yang lengkap dari Dinas Kehutanan.

Salah seorang pegiat sosial di Kabupaten Toba, M Pasaribu bahkan mengunggah kegiatan penebangan tersebut, dimana dalam unggahan itu M Pasaribu menyebut pelaku penebangan itu bernama Gayus Tambun, Sabtu (20/6/2020).

Dikatakannya bahwa dokumen operasional penebangan itu belum lengkap namun kegiatan itu tetap jalan sehingga membuat dirinya mempertanyakan mengapa pihak Kehutanan diam saja dan seakan ada upaya pembiaran.

M Pasaribu yang merupakan Fungsionaris LSM SAMPAN RI Kabupaten Toba bahkan mengunggah siaran langsung di media Facebook akun pribadinya yang menyiarkan bagaimana proses penumpukan kayu yang sudah dipotong dengan menggunakan satu alat berat di suatu tempat.

Selanjutnya, potongan kayu itu dimuat lalu diangkut menggunakan Loging truk dan membawanya keluar desa yang diduga untuk diperjual belikan.

“Ada apa dengan pejabat ini? sudah ada surat penolakan dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara yang menolak surat permohonan ijin penebangan di Desa Silamosik 1, namun masih saja dibiarkan penebangan tersebut,” tulisnya.

Dalam unggahannya itu, M Pasaribu juga mempertanyakan mengapa penebangan itu tetap terjadi, siapa yang membekingi penebangan itu? Bupati kah? Dinas Lindup Kab Toba kah? Kepala UPT KPH Wilayah 4 Kab Toba kah? Atau Kepala Desa Silamosik 1?.

Usai mengunggah video itu, beberapa netizen tampak langsung memberi komentar. Salah seorang pembaca atas nama akun Frengki Manurung menulis di kolom komentar: “Hutur tulang (Goyang paman) dan mari kita selamtakan Tano Batak dari PREDATOR ALAM.”

Sementara itu, akun atas nama Andrey Mnc Simatupang yang merupakan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia se Tapanuli Raya langsung meminta ijin untuk membagikan status M Pasaribu tersebutl “Izin Share yah Bang… ,” pintanya, dan dijawab M Pasaribu “siap bg,”.

“Tangkap langsung, giring ke Polres/Kejari,” tulis akun lain bernama Risky S.

Terkait tudingan tidak ada ijin penebangan itu, Kepala Desa Silamosik 1, boru Nainggolan ketika dikonfirmasi pada jumat (20/6/2020) sore menyebut bahwa itu merupakan hutan rakyat.

“Itu tidak perlu ijin penebangan sebab itu hutan rakyat. Surat Keterangan Tanah atau SKT ada kok, jadi tidak ada masalah,” tukas Kades.(JP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here