Transfaransi  Pemdes Kertasari Rengasdengklok Dipertanyakan..?

0
299
Kades Kertasari, H.Suhendar

Karawang-beritaterbaru.wiki : Keterbukaan penggunaan anggaran baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun daerah oleh pemerintah desa kertasari dipertanyakan oleh Babinkamtibmas Polri yang bertugas di desa tersebut.Pasalnya sejak tahun 2019 hingga kini belum terlihat Transfaransinya.

Beberapa hal yang dipertanyakan Muryadi selaku Babinkamtibmas Polri diantaranya, penggunaan anggaran Dana Desa, BanGub, ADD serta Pengurusan dan penyertaan modal BumDes kepada Kepala Desa Kertasari,H.Suhendar,
saat acara rapat minggon desa,Rabu (1/7/2020).

Muryadi mengatakan selama ini Kepala Desa Kertasari belum pernah memampang Baligho yang memuat APBDesa Tahun Anggaran 2019 bahkan APBDes tahun 2020 juga belum nampak.

” Sebagai perwakilan polri yang ditugaskan di desa ini,saya sangat berharap kepada pemdes Kertasari untuk menjadi pemdes yang bersih dan transfaran dalam pemanfaatan anggaran pada masyarakat.” Paparnya.

Menyikapi persoalan tersebut Kepala Desa Kertasari, H.Suhendar memberikan keterangan resminya kepada beberapa awak media.Dalam penjelasannya dia mengungkapkan bahwa pemdes Kertasari yang dipimpinnya cukup nyata dan terbuka dalam penggunaan anggaran pemerintah.

Untuk anggaran Dana Desa tahun 2019,ada penyertaan modal untuk BumDes sebesar Rp.50 juta.Dan anggaran DD 2020  Tahap 1 penggunaannya untuk fisik, yaitu mengerjakan Japak yang tersebar di beberapa RT di dusun krajan.Sementara Tahap 2 kami gunakan untuk BLT bagi warga miskin yang terdampak Copid-19.

” Memang untuk Baligho APBDes 2020 belum kami pampang,nanti saya perintahkan sekdes untuk membuat dan segera memampangnya.” Tuturnya. (RIS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here