Anak Usia 18 Tahun Tenggelam di Kolam Karena Tidak Bisa Berenang

0
117

AGAM SUMBAR-ZonadinamikaNews.com.Satu orang korban terbenam di Lubuak Antijam Jorong Talago Nagari Malalak Selatan Kecamatan Malalak, kabupaten Agam” Prov Sumatera Barat ( Sumbar ) bernama Farhan (18 tahun) beralamat Jalan Pendidikan Tarok, Bukittinggi, diduga tidak pandai berenang, yang diketemukan jam 18.15 Wib dalam keadaan meninggal dunia.

Demikian disampaikan Camat Malalak Ricky Eka Putra saat dimintai keterangan terkait seorang warga Bukittinggi pergi berenang Jum’at (3/7) sore jam 16.45 wib. kemaren, Karena diduga tidak pandai berenang, korban saat masuk kolam langsung hilang.

Korban dilaporkan tenggelam oleh rekan-rekannya, saat terjun ke lokasi pemandian tersebut, namun tidak muncul-muncul kepermukaan, sehingga teman korban dan para pengunjung di lokasi pemandian itu langsung panik dan berteriak minta tolong, kata Camat Ricky.

Farhan, akhirnya baru bisa ditemukan sekitar dua jam dinyatakan tenggelam, setelah masyarakat setempat membantu melakukan pencarian, bersama petugas Koramil 09/IV Koto Kodim 0304/Agam, aparat kecamatan dan masyarakat nagari Malalak Selatan.

Korban dilaporkan tenggelam oleh rekan-rekannya, saat terjun ke lokasi pemandian tersebut, namun tidak muncul-muncul ke permukaan, sehingga teman korban dan para pengunjung di lokasi pemandian itu langsung panic dan berteriak minta tolong.

Farhan, akhirnya baru bisa ditemukan sekitar dua jam dinyatakan tenggelam, setelah masyarakat setempat membantu melakukan pencarian, bersama petugas Koramil 09/IV Koto Kodim 0304/Agam, aparat kecamatan dan nagari Malalak Selatan.

Korban segera dievakuasi ke mesjid Raya Talago Nagari Malalak Selatan, menunggu keluarga korban menjemput jenazah Farhan di Malalak Selatan

Dijelaskan Camat Malalak Ricky bersama Babinsa Sertu.Zainil Apri, sambil.menunggu korban Farhan dijemput pihak keluarga dari Bukittinggi, mengatakan bahwa korban bersama 6 rekannya berniat pergi mandi-mandi ke lokasi pemandian di Lubuak Antijam, Jorong Talago, Malalak Selatan dari Bukittinggi.

Enam orang rekannya yang seluruhnya laki-laki, rombongan itu bertolak dari Bukittinggi sekitar pukul 14.15.WIB dan sampai di lokasi pemandian sekitar pukul 16.45 WIB. Sampai di tempat pemandian, Farhan bersama rekan-rekan langsung terjun ke dalam air, namun korban justru langsung terbenam, diduga Farhan tidak pandai berenang.

Menyaksikan korban tidak muncul-muncul ke permukaan air, kawan-kawannya langsung panik dan berupaya melakukan pencarian, bahkan masyarakat yang berada di lokasi ikut terjun ke dalam lubuak pemandian itu untuk membantu mencari korban.

Korban baru pukul 18.15 WIB, Farhan ditemukan, namun kondisinya sudah tidak bernyawa, sebut Zainil didampingi Kapten Inf.Army Parulian Nasution dan Camat Malalak.Ricky Eka Putra.

Saat ini korban sudah dijemput oleh pihak keluarga untuk selanhutnya dibawa ke rumah duka di Tarok Bukittinggi. Demikian ditambahkan Camat Ricky. ( Z- Yns)

(Zaherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here