Biaya Pembangunan Capai Rp.347 Juta Hasilnya Tidak Bisa Digunakan, DD Lubuk Kanca Madina

0
266

Madina-ZonadinamikaNews.com. Hasil investigasi LSM LPAKN bersama media ini akan penggunaan Dana Desa tahun 2018 di Desa Lubuk Kanca Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal, dari hasil cukup mengangetkan, kenapa tidak? Sebuah bangunan dengan menghabiskan biaya Rp.347 juta lebih dalam sebuah bangunan yang didanai Dana Desa itu tidak bisa pergunakan karena sudah mengalami kerusakan yang fatal.

Besaran anggaran pembangunan Jembatan Rambin ini, selain pembangunanya asal jadi, juga rawan terjadi mark up.

“Waduh ini bangunan jembatan koh parah banget,baru dibangun koh hasilnya sudah tidak bisa di pakai” keluh Faisal Haris ketua LSM LPAKN Madina.

kualitas jelek sehingga gampang ambruk diterjang banjir, dan tidak sebanding dengan besaran anggaran yang diplot untuk pembangunanya, terangnya.

Sejumlah masyarakat warga desa Lubuk Kanca, ketika diminta tanggapanya seputar kondisi jembatan, rata-rata mengaku kecewa dengan hasil dan kondisi saat ini, ambruknya sebagian badan jembatan akibat banjir, tidak terlepas dari kualitas pekerjaan yang jelek dan rawan korupsi.

“Kami sangat kecewa kepada kepala desa, masah baru di bangun sudah rusak dan tidak bisa di pakai, memang ini ada faktor banjir, ambruk juga tidak terlepas dari buruknya kualitas pekerjaannya” jawab salah seorang warga.

Sengaja kami lapo lubuk kancah mengenai

Warga juga tidak menampik bahwa dugaan mark up dalam penggunaan dana desa mereka dalam pembuatan jembatan ini diduga bayak mark up dan tidak sesuai dengan rencana anggaran bangunan(RAB).

Seraya berharap agar pihak terkait melakukan penyelidikan akan dugaan korupsinya. (Muda Hasibuan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here