Insiden Ikan Tongkol Berimbas Pada Pedagang Kecil

0
196

Pemalang beritaterbaru.wiki – Adanya insiden terkait komoditi ikan tongkol dari BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan masal pada beberapa waktu lalu di wilayah kecamatan Randudongkal Pemalang, ternyata berimbas juga kepada beberapa pedagang ikan yang berjualan disekitar wilayah tersebut.

Beberapa penjual ikan, khususnya pedagang ikan tongkol yang berjualan di pasar Randudongkal pada Jum’at,(24/07) merasakan imbasnya, dengan adanya insiden tentang dugaan ikan tongkol yang menjadi penyebab keracunan masal.
Pasalnya, omset penjualan mereka turun drastis dari biasanya.Diduga kuat karena masyarakat masih trauma dengan adanya insiden ikan tongkol beberapa hari yang lalu.

Daryati, pedagang ikan tongkol yang berjualan di pasar randudongkal, diduga menjadi salah satu yang merasakan imbasnya. Dia merasa bahwa omset penjualannya turun drastis dengan adanya kejadian tersebut. “Jelas, saya merasakan imbasnya mas, biasanya laku beberapa baskom, sekarang paling satu baskom, itu juga gak habis mas. Orangnya juga pada enggak mau, katanya takut keracunan”. Bebernya, dengan nada sedikit kesal.

Mulyono, yang juga pedagang sayur dan ikan keliling yang biasa menjajakan dagangannya di sekitar wilayah kecamatan randudongkal, juga mengaku bahwa untuk saat ini ikan tongkol yang dijualnya tidak laku lantaran pembeli diduga masih trauma. “Ikan tongkol yang tidak laku mas, soalnya pembeli mungkin masih trauma”. Jawabnya.
Disisi lain, Latif selaku kepala pasar Randudongkal berharap semoga kejadian tersebut tidak terulang lagi, sebab dengan adanya kejadian tersebut mungkin saja berimbas kepada pedagang ikan khususnya pedagang ikan tongkol karena menurutnya pembeli mungkin saja masih takut karena trauma. “Saya berharap, ya semoga kejadian kemarin tidak terulang lagi”. Harapnya.

Perlu diketahui, beberapa hari lalu puluhan warga diduga kuat telah keracunan ikan jenis Tongkol. Menurut keterangan yang berhasil dihimpun beritaterbaru.wiki dilapangan, didapati total dari seluruh korban mencapai 53 orang dari 6 Desa yang ada di Kecamatan Randudongkal. Adapun masing-masing korban berdomisili dari Desa Kalitorong, Desa Mangli, Desa Banjaranyar, Desa Kajene, Desa Kreyo dan Desa Semaya.

(SatriyoAdie/Allan Tutek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

code