Para Tokoh Agama dan Masyarakat Depok Jumpa Pers Terkait Pemimpin Baru

0
116

Depok -zonadinamikanews.Tiga tokoh masyarakat dan agama jumpa pers di sate Senayan Margonda Raya Depok,Rabu ( 29/07/2020 ) terkait siapa kriteria tokoh pemimpin baru kota Depok dalam Pilkada Desember 2020.

Dalam jumpa persnya,Dewan Syuro FPI Pusat Habib Muhsin Ahmad Al Athas,Lc mengatakan ,” saya ketua FKUB tidak pernah mencanangkan sebuah program atas nama Organisasi untuk siapa tokoh pemimpin baru dalam Pilkada nanti,dimana ditemukan salah satu media menyatakan FKUB mencanangkan tokoh Pemimpin baru.

“Memang anggota FKUB lintas agama , didalamnya terdapat pemuka,majelis agama Islam , Kristen, Katolik, Hindu,Budha serta Konghucu yang berkumpul .
“Para tokoh ini , sah-sah saja menyatakan pendapatnya mengeluarkan hak politiknya secara pribadi , melihat sudut pandang para sesepuh tokoh tersebut terhadap kepemimpinan yang sekarang . Mereka mengharapkan tokoh pemimpin yang baru, seperti apa kriteria nya yaitu mempunyai program yang jelas, kedewasaan berfikir , merangkul semua pihak yang tidak mendukungnya ataupun yang mendukung setelah terpilih,”ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan salah satu penilaian keberhasilan seorang pemimpin , yang menjadi perhatian semua lapisan masyarakat apabila Silpanya masih tinggi , masyarakat sudah cerdas media sudah terbuka, perkembangan pembangunan Kota Depok sekarang siknifikan ,banyak kejadian sosial , ekonomi,budaya ,politik yang terjadi didalam. Sebab itu perlu para penegak hukum,TNI Polri,ulama ,tokoh masyarakat untuk menyatukan persepsi membenahi efek dari modernisasi,”paparnya.

Senada disampaikan H.Lufianto menyatakan,” saya menghendaki pemimpin yang baru (new leader),sebab situasi juga baru (new normal) karena kita menuju harapan kehidupan yang baru (new hope) ,” tuturnya

“Diperlukan dengan sangat, perhatian pemerintah kepada seluruh komponen tokoh-tokoh agama yang diakui , seperti pemerataan bantuan terhadap lembaga-lembaga,”jelasnya.

Ditempat yang sama Habib Riza mengatakan appresiasi pertemuan tokoh-tokoh agama dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih belum selesai ,dan itu sangat relevan.Karena memang saat ini masyarakat Depok dengan tema yang mencuat new Normal,New Hope,New leader memberikan angin segar bahwa para tokoh dapat sebagai penyambung terhadap kegelisahan yang ada ditengah-tengah masyarakat,”imbuhnya.

“Perlu ada gagasan, pemikiran baru oleh sosok pemimpin yang bisa menangkap perubahan sosial saat Covid 19 ini , yaitu memaximalkan pelayanan masyarakat ,memberikan kenyamanan dan ketentraman setelah proses pembangunan dan dampaknya dapat dirasakan semua orang.

“Terkait kepemimpinan saat ini,tentunya para tokoh menyampaikan stigma tersebut ada dasarnya yaitu kegelisahan , keinginan, perubahan di era new normal perlu harapan , pemimpin baru yang ber Keadilan Sosial dalam semua bidang.Dalam komunitas yayasan kelembagaan keagamaan dimasa Covid , kepedulian bantuan ada yang belum dapat,ini kegagalan komunikasi,ini dievaluasi para Organisasi untuk dikritisi.Indikator tingkat ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintahan , masyarakat Depok sudah menunggu siapa tokoh pemimpin di masa new normal yang bisa memberi jawaban terhadap kegelisahan ketidakpuasan itu,”tutup Habib.

(Des-ish)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here