Ini Pernyataan LSM LAKI Aceh Terkait Dugaan Foya-Foya Dana Desa Oleh Sejumlah Oknum

0
86
Saiful anwar, salah seorang aktivis laskar antikorupsi indonesia dpc aceh timur

Aceh Timur – beritaterbaru.wiki.com. Ditengah situasi pandemi covid-19 yang semakin menyusahkan masyarakat Aceh, Ternyata beberapa Desa dalam Kabupaten Aceh Timur memaksakan kehendak untuk mengikuti Program Bimtek (Bimbingan Teknis) padahal Penyebaran virus pandemi Covid-19 di Aceh semakin mengkhawatirkan, data update terakhir yang dirilis Tim Gugus tugas Covid-19 di Provinsi Aceh yang terpapar sudah mencapai 1,000 lebih.

Faktor peningkatan penyerbaran covid-19 di Aceh salah satu nya adalah masyarakat mengabaikan himbauan Pemerintah dalam mematuhi protokoler kesehatan, seperti jaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker. Tulis saiful Anwar Ketua DPC LAKI Aceh Timur dalam Rilis yang diterima media ini minggu 23 Agustus 2020

Ketua DPC LAKI Aceh Timur Saiful Anwar Mengatakan ketidak patuhan masyarakat Aceh timur ini tentu dilatar belakangi krisis kepercayaan, karena Pemerintah sendiripun tidak disiplin dan tidak konsisten mematuhi protokoler Covid-19, ujarnya

Hal ini dapat dilihat dari pembiaran yang dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Aceh Timur ditengah kewaspadaan dan ketakutan serangan Covid-19, malah para keuchik dan perangkat Desa sibuk mengadakan pelatihan atau bimtek, padahal program tersebut tidak relevan dan tidak efektif dilakukan ditengah keresahan masyarakat dalam memghadapi pandemi yang menakutkan ini. Katanya

Acara Bimtek/pelatihan yang di ikuti oleh Pemerintahan Desa(Pemdes) Kabupaten Aceh Timur, terkesan dipaksakan, dan ini patut dipertanyakan, siapa yang mengancam para keuchik ini untuk mengalokasikan anggaran pelatihan ini, kami menduga ini ada oknum drakula yang sengaja mengarahkan untuk kegiatan pelatihan. Sebutnya

Patut diduga program pelatihan/Bimtek merupakan program penumpang gelap (titipan) pihak-pihak yang mempunyai kepentingan untuk menggerogoti dana segar pelatihan dengan nilai yang sangat fantastis. Imbuhnya

Ketua DPC LAKI Aceh Timur Saiful Anwar menambahkan kami akan melakukan investigasi ulang ke desa desa, jika nantinya biaya bimtek tersebut di temukan adanya kerugian keuangan negara, maka kami tidak segan-segan untuk melaporkan para pelaku korupsi tersebut ke ranah hukum. Tutupnya (zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

code