Pemkot. Kota Tangerang Belum Memberlakukan Jam Malam untuk Cegah Covid-1

0
94

Tangerang, ZonadinamikaNews. Pemerintah Kota Tangerang mulai mengkaji pemberlakukan jam malam untuk menekan laju kasus positif Covid-19. Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui media,
“Sedang dipertimbangkan. Kalau masyarakatnya beraktivitas membatasi kerumunan, kita tidak lakukan jam malam. Tapi misalnya, jika restoran tidak bisa mengendalikan pembelinya, PKL tidak bisa, maka dengan terpaksa, kita harus menjaga keamanan masyarakat, karena kesehatan hukum tertinggi. Kita harus sikapi dengan bijak,” ungkap Arief.

Arief mengungkapkan, saat ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang tengah mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Berbagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19 juga terus dioptimalkan dengan berbagai cara. Salah satunya yang telah dilakukan yakni kembali membatasi jam aktivitas di kawasan ekonomi Pasar Lama. Namun bila masih belum mampu meredam maka dirinya akan mengambil langkah tegas dengan akan memberlakukan jam malam di Kota Tangerang.

“Yang pasti kalau masyarakat patuh menjalankan protokoler kesehatan menjalankan program 3M maka kami juga akan lebih mudah melakukan kontrol peningkatan pasien Covid-19. Namun kalau masih bandel, dan tidak mau bekerja sama serta mendukung kegiatan kita dalam membatasi pencegahan Covid-19, ya kita akan tegas. Karena sejatinya kita juga tidak mau gara-gara jam malam nantinya akan berdampak pada perekonomian di masyarakat. Karena biar bagaimanapun pasti akan terdampak kalau kita melaksanakan jam malam. Di samping itu, personel kita juga terbatas,” tambahnya.

Senada dengan Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga mengaku akan melakukan pengkajian medalam pelaksanaan jam malam yang diterapkan oleh wilayah Depok dan Bogor.

“Secara jumlah pasien ada kenaikan, tapi masih kita atasi. Tapi kalau masalah pemberlakukan jam malam seperti yang dilakukan Depok dan Bogor, kita kaji dulu ya apakah memang efektif atau tidak di Tangsel dengan pemberlakuan jam malam ini, dengan melihat akses masyarakat ini kan yang masuk banyak. Jadi kalau terpaksa kita terapkan jam malam nanti menjaganya bagaimana, seperti apa nanti kita akan diskusikan dengan Kapolres dan Dandim,” tandasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari laman https://covid19.tangerangkota.go.id, angka pasien Covid-19 di Kota Tangerang rata-rata sehari mengalami kenaikan antara 10-15 pasien positif per hari di mana saat ini yang terkonfirmasi berjumlah 875 orang. Pasien yang sembuh berjumlah 675 orang, sedangkan yang dirawat hingga kini berjumlah 151 orang, dan yang meninggal dunia 49 orang, dan pasien suspect berjumlah 496 orang.
Sedangkan untuk wilayah Kota Tangerang Selatan, total kasus positif Covid-19 di Kota Tangsel hingga Senin (31/8/2020), sudah mencapai 795 kasus. Dari jumlah tersebut, 638 pasien dinyatakan sembuh, 110 pasien positif Covid-19 di wilayah Tangsel yang masih dirawat atau isolasi mandiri, dan 47 orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19. Sedangkan untuk pasien suspect berjumlah 3098 orang. ( BanAr )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

code