Ternyata Penguin Kehilangan Indera Perasa, Ini Penyebabnya

0
10
ternyata-penguin-kehilangan-indera-perasa,-ini-penyebabnya

PENGUIN merupakan hewan jenis burung akuatik yang tidak mampu terbang. Spesies ini umumnya hidup di belahan Bumi utara. Warna tubuh penguin yang putih dan gelap (biasanya hitam) digunakan untuk berkamuflase.

Ada sebuah fakta unik mengenai penguin. Tahukah Anda bahwa penguin sebenarnya kehilangan indera perasa?

Baca juga: Kuburan Penguin Purba Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Antartika 

Sebuah studi menyebutkan bahwa penguin kehilangan tiga dari lima rasa yang berbeda. Meski masih mampu membedakan asin dan asam; rasa manis, pahit, dan umami (gurih) sudah hilang.

Dalam studi tersebut, peneliti menyaring DNA penguin untuk kode genetik yang berpengaruh atas protein yang dipakai indera perasa untuk menguraikan lima rasa berbeda. Anehnya gen yang membuat protein disebut Trpm5 hilang.

“Studi sebelumnya mengatakan Trpm5 tidak berfungsi pada suhu rendah, jadi hipotesis saya, Antartika yang dingin membuat tiga rasa yang membutuhkan Trpm5 itu tidak dapat digunakan,” kata peneliti Jianzhi George Zhang, seperti dikutip dari Mental Floss, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Satelit Temukan 11 Koloni Penguin Kaisar di Antartika 

Ia juga mengatakan sejauh ini penguin adalah satu-satunya burung yang kehilangan tiga dari lima rasa dasar.

Alasan lain penguin kehilangan indera perasa karena mereka menelan mangsa dalam keadaan utuh sehingga membuat gen perasa menjadi berlebihan.

(han)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here