Karawang-BeritaTerbaru.Wiki.Sejumlah masyarakat dan pengamat tenaga kerja acungkan jempol atas perhatian akan pihak managemen PT.Chang Shin Imdonesia (PT.CSI) yang berlokasi Jl. Dusun Gintungkolot, Gintungkerta, Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang membuka kesempatan bekerja pada Penyandang Disabilitas. Mereka yang di butuhkan adalah berpendidikan SMP/SLB sederajat dengan usia min 18 tahun.

Perusahaan yang bergerak di Tekstil jenis sepatu ini dinilai bahwa pihak perusahaan benar-benar menerapkan UU No.​4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat yang mewajibkan penyedia kerja memberikan kuota satu persen bagi difabel sebagai bagian dari tenaga kerja mereka,dan kemudian diperkuat dengan UU Penyandang Disabilitas yang disahkan pada 2016 yang mewajibkan Badan Usaha Milik Negara mempekerjakan difabel paling sedikit 2 persen dari jumlah pekerjanya.

Demikian di katakan Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gempar Peduli Rakyat Indonsesia (LSM GPRI) H.Marjuni Irchandi,SH pada BeritaTerbaru.Wiki menanggapi dibuka kesempatan bekerja bagi penyandang Disabilitas dan Tunarungu oleh PT.CSI, dikatakan bahwa dalam proses perekrutan, meski kandidat bisa bersaing dari sisi kualifikasi dan dipanggil untuk wawancara, namun saat pengambilan,seraya berharap kandidat difabel dalam proses perekrutan kalau bisa tetap masih dipermudah.

Memang, Kerjabilitas juga menampilkan lowongan pekerjaan yang eksklusif bagi kelompok difabel, tapi lowongan seperti ini masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan lowongan ‘umum’ yang kemudian juga diumumkan sebagai lowongan inklusif, terang Marjuni.

Iklan

Sementara itu Ki Ageng Tiger seorang tokoh masyarakat mengatakan bahawa tak banyak orang yang menyediakan lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas. Namun PT.CSI justru menyasar para penyandang tuna rungu melalui penyebaran brosur lowongan keja si Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang, bisa dikatakan PT.CSI menjadi penolong ekonomi bagi belasan penyandang cacat.

Walaupun diketahui akan adanya kesulitan bagi para penyandang tuna rungu dibimbing untuk bisa berkarya. “Tak mudah untuk mencapai kondisi seperti sekarang ini,bersama-sama mereka berjuang untuk mengatasi masalah terbesarnya komunikasi. Kegigihan, ketulusan hati, dan kesabaran yang akan di tempuh oleh pihak managemen CSI.

Saat peraturan pemerintah mewajibkan perusahaan untuk mempekerjakan satu persen dari total karyawan untuk orang-orang disabiltas.Apa yang dilakukan yang dilakukab oleh PT. CSI tak hanya menguntungkan secara ekonomi bagi kaum difabel. Tapi ada yang jauh lebih bermakna, yaitu bagaimana membuat para penyandang tuna rungu ini merasa percaya diri dan dihargai sebagai manusia.Terang Ki Ageng.(budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here