Pemkot Pariaman-BeritaTerbaru.Wiki.Keberadaan sejumlah pedagang di pasar rakyat kota Pariaman masih merasakan kesulitan cari rejeki karena omset penjualan mereka turun drastis.

Pasar rakyat kota Pariaman yang diresmikan Wakil Presiden 6/4/ 2021 terdiri dari 362 kios dan area seluas 540 meter persegi untuk 200 los pedagang, sehingga nantinya akan menampung 562 pedagang. Pasar tersebut dibangun dengan dana Rp90 miliar dengan fasilitas rooftop, Tsunami Shelter, escalator dalam gedung dan tangga serta dilengkapi dengan fasilitas lainnya.

Namun dibalik kemegahan pasar Rakyat ini,luka memdalam dirasakan sejumlah para pedagang, seperti penjual Beras Cabe bawang untuk keperluan sehari — hari ini  ( P&D) dilantai dua.

Menurut keterangan berberapa orang sumber,, mengatakan pada awak media zonadinamika news com, “Sebelum kami menempati lantai dua ini, sudah ada kata musyawarah seluruh pedagang,P&D ditetapkan di lantai satu, lalu tiba –tiba kami di tempatkan di lantai dua,  penetapan di lantai dua ini secara tiba tiba tanpa musyawarah dengan kami” terang pedagang.

Ditambahkan ,penetapan kami dilantai dua ini, sangat merugikan kami, pasalnya semejak penempatan kami di lantai dua ini,omset penjualan kami menurun gratis mencapai 70 parsen, arapan kami para pedagang P&D ini, agar mengaji ulang keputusan dinas terkait,, ucapnya dengan nada kekecewaan.

Iklan

Hal serupa dirasakan sejumlah para pedagang menjual buah dilantai dua , semenjak kami ditetapkan di lantai dua ini,nasib nahas menimpa kami,hari pertama kami berjualan , buah kami hanya terjual Rp 5, 000, hari kedua terjual Rp 50.000 Hari ketiga buah kami tidak terjual.

Padahal buah ini cuma bisa bertahan satu minggu,lewat dari satu minggu buah ini sudah membusuk,untuk modal Usaha menjual buah ini, saya meminjam modal dari orang sebesar Rp 2,000,000 saya tidak tahu dengan apa saya arus menggati kembali uang yang saya pinjam ini, sekarang yang kami rasakan bukan air mata lagi yang keluar,  melainkan sudah darah yang keluar dari mata,  dalam kondisi disaat sekarang,kami pun berharap kepada intansi terkaituntuk segera memperhatikan kami, ucapnya didalam kesedihan.

Para pedagang Dipasar Rakyat kota pariaman khusus para pedagang ( P&D ) dan (  Buah) yang berada di lantai dua ini,, awak media ini mecoba menghubungi Dinas Perindagkop dan UKM kota Pariaman, Prov Sumatera Barat,  melalui whatsApp pribadinya belum mendapat respon.

(  Zaherman )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here