Medan-BeritaTerbaru.Wiki.Aroma dugaan penggelembungan pada alokasi penggunaan Dana Biaya Operasional Sekolah SMAS Budi Murni 2 Medan Sumatera Utara.Menurut sumber yang layak di percaya mengatakan, praktek azas mamfaat pengalihan dana BOS untuk kepentingan pribadi oleh oknum pendidik bermental “maling” rangat rawan. Kata Wilman Siallagan selaku Ketua NGO TOPAN AD DPW Sumut pada media ini.

Modus operandi yang perankan adalah dengan penggelembungan biaya pada setiap kegiatan sekolah yang di danai BOS, seperti kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa.

Surat klarifikasi NGO TOPAN AD DPW Sumut yang diterima B.SItompul 20 Desember 2019,karena Disinyalir dana BOS dijadikan bancakan semata-mata demi kepentingan oknum pendidik, dan diharapkan pihak inpekstorat atau penegak hukum lainya harus menyelidiki atas penggunaan uang negara tersebut.

Dikatakan, Pihak sekolah atau R.Sitanggang selalu kepala sekolah  saat dikonfirmasi berusaha membela diri dengan mengatakan, bahwa tudingan itu tidak benar, seperti istilah mengatakan, “tidak ada maling ngaku maling” .”saya tidak takut sampai ke KPK ada di belakang saya” jawabnga dengan gaya arogan

Namun hasil pengamatan setiap angka yang muncul, cukup mencurigkan, dan patut di curigai bahwa pembuatan LPJ terhadap penggunaan dana BOS tersebut banyak yang dipalsukan akan angka-angkahnya. NGO TOPAN AD berencana akan melaporkan pihak sekolah pada yang berwajib karena diduga keras telah melanggar atas undang-undang sebagai mana ditegaskannya, Undang – Undang Tindak Pidana Korupsi Tahun 1999 Pasal 2 dan Pasal 3 menyebutkan ;

Pasal 2

Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)

Pasal 3

Iklan

Setiap orang yang dengan sengaja menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak 1 miliar.

Adapun dana BOS SMAS Katolik Budi Murni 2 tahun 2018 yang disinyalir di mark up kan adalah sebagai berikut. Dana Pembelian Buku Rp.213.342.400.Penerimaan Peserta Didik Baru Rp.8.125.000,Rp.5.962.000.Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler Rp.129.431.350,Rp.74.345.400,Rp.126.373.200,Rp.83.749.400.Kegiatan Evaluasi Pembelajaran Rp.14.906.020,Rp.17.473.000,Rp.13.942.500.

Pengelolaan Sekolah Rp.31.936.520,Rp.49.888.700,Rp.39.740.595,Rp.20.182.668.Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah Rp.980.000,Rp.750.000,Rp.2.590.000,Rp.6.375.000.Langganan Daya dan Jasa Rp.4.777.610,Rp.4.778.000,Rp.5.715.205,Rp.7.761.400.

Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah Rp.31.608.500,Rp.6.387.500,Rp.16.179.000,Rp.54.590.032.Pembelian Alat Multi Media Pembelajaran Rp.44.900.000,Rp.8.999.000

Sementara untuk penggunaan dana BOS SMAS Katolik Budi Murni 2 tahun 2019 yang juga di duga mark up adalah. Pengembangan PerpustakaanRp.167.651.000.Dana Pembelian Buku Rp.140.860.000. Pengembangan Non Buku Text Rp.26.791.000.Penerimaan Peserta Didik Baru Rp.3.080.000,Rp.6.454.200,Rp.7.280.000.Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler Rp.83.481.600,Rp.52.597.500,Rp.101.310.600,Rp.69.257.6004 Kegiatan Evaluasi Pembelajaran Rp.40.804.200,Rp.26.127.000 Rp.16.000.000.Pengelolaan Sekolah Rp.23.681.670,Rp.64.460.900,Rp.24.000.000,Rp.49.463.000.

Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah Rp.900.000,Rp.19.245.000,Rp.1.250.000,Rp.1.320.000.Langganan Daya dan Jasa Rp.11.530.530,Rp.11.369.400,Rp.10.169.400,Rp.10.169.400.Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah Rp.31.682.000,Rp.42.415.000,Rp.12.600.000 Rp.46.150.000.Pembelian Alat Multi Media Pembelajaran Rp.35.750.0000.

(Jhon Girsang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here