MERANGIN-BeritaTerbaru.Wiki.Program PIP itu adalah Untuk meningkatkan akses bagi anak usia 6 sampai 21 tahun.Untuk mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat satuan pendidikan menengah.Untuk mendukung pelaksanaan pendidikan menengah universal/rintisan wajib belajar 12 tahun.

Mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out).jadi jelas bahwa dana PIP itu peruntukannya sudah di tetapkan untuk peserta didik yang layak menerima dana tersebut, secara aturan tidak boleh di salah gunakan peruntukannya.

Lain halnya yang terjadi si SDN No 146/VI Merangin,kepsek dengan seenak jidatnya mengalihkan dana PIP siswa dengan dalih pinjam untuk beli drumband.Bersyukur kebobrokan ibu kepsek ini terungkap,walaupun telah di ganti namun tetap saja hak peserta didik jadi tertunda untuk mendapatkan nya alias tidak tepat waktu, seandai nya wali murid tidak mempertanya kan hal ini apa yang terjadi…..???.

Karena Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan, dana PIP adalah hak bagi peserta didik yang mendapat kannya, bukan untuk kepentingan diluar yang telah di tentukan.

Seperti nya Susmarni kepala SDN No 146/VI Merangin ini telah membuat kebijakan melampaui batas kekuasaan dan sewenang-wenang.Diduga telah melanggar aturan yang tertulis yang menjadi kewenangan dan memiliki maksud menyimpang dan mencoba merugikan negara.

Iklan

Pasal 53 ayat 2 hurup b Undang-undang No 5 tahun 1986 tentang pendidikan tata usaha negara yaitu telah mengguna kan kewenangan nya untuk tujuan lain dari yang di maksud dengan kata lain “detournement de pouvoir”.

Saat di konfirmasi media ini Susmarni mengakui telah telah memakai dana PIP itu untuk membeli alat drumband.

“Benar saya telah memakai dana PIP itu untuk membeli alat drumband sekolah ini,
Dana itu saya pinjamkan dulu menjelang dana BOS di cairkan selama satu minggu, dan saat ini dana itu sudah di ganti ujar Susmarni kepala SDN No 146/VI Merangin ini kepada media ini tanpa merasa berdosa.

Kepada pihak dinas terkait agar tidak membiarkan pelaku ini, dan segera memperoses Susmarni kepala SDN No 146/VI Merangin ini untuk dapat mempertanggung jawab kan atas perbuatan yang melampaui batas kewenangannya dan juga perbuatan sewenang-wenang terhadap para peserta didik terkait dengan dana PIP. (Yzd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here