MERANGIN-BeritaTerbaru.Wiki.Mimik wajah kepanikan yang dipertontonkan oleh kepsek SDN 247/VI Merangin Provinsi Jambi saat berhadapan dengan kontrol sosial, bicara nglantur kerap sekali terucap dari mulut Sri Sunarti S.pd saat kontrol mempertanyakan realisasi dana BOS tahun ajaran 2018. Kepanikan itu membuat dugaan adanya ketidakberesan dalam realisasi dana pendidikan tersebut.

Berdasarkan data yang dimiliki media BeritaTerbaru.Wiki terdapat total Penggunaan dana BOS di SDN 247/VI pada tahun ajaran 2018 sebagai berikut pada triwulan pertama Rp.35.840.000, triwulan kedua Rp.71.680.000, triwulan ke tiga Rp.34.880.000, triwulan ke empat Rp.34.560.000.

Dugaan dana BOS yang dikucurkan oleh pemerintah ke SDN No:247/VI Merangin ini terkesan hanya untuk memperkaya diri kepala sekolah dan bendahara sekolah tersebut saja.Kenapa demikian…dari item pembayaran honor dan juga dana pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah yang nominannya cukup besar itu diduga fiktiv, dan apa yang yang tertuang di dalam rekapitulasi laporan itu terindikasi rekayasa.

Ketika dipertanyakan oleh media ini, Kepala SDN No:247/VI Merangin Sri Sunarti S.pd saat di terkesan pura-pura bodoh dalam memberi keterangan, banyak ngelantur seperti orang kepanikan.

Iklan

Hasil pengamatan dilingkungan sekolah, baik sarana dan prasana sepertinya sama sekali tidak tersentuh oleh dana pemeliharaan dan perawatan sekolah di tahun 2018 ini, dan sekolah ini sepertinya tidak mendapatkan kepengawasan yang serius dari pihak yang berwenang, sehingga dana pemerintah yang di salurkan tidak terealisai sesuai juknis.

Seorang guru di sekolah yang enggan disebut namanya memaparkan bahwa di tahun 2018 tidak ada yang di perbaiki di sekolah ini, dan juga tenaga pedidik di sekolah ini selain PNS itu adalah honor daerah dan mereka di gaji oleh pemerintah daerah bukan dari dana BOS, jelas sang guru pada BeritaTerbaru.Wiki.

Seoarang ketua LSM berharap kepada pihak dinas yang terkait agar dapat menjalan tugas dengan serius, jangan asal-asalan dan akal-akalan saja, kalian adalah abdi negara yang sudah di gaji oleh negara, jadi jalan kan lah tugas kalian sesuai degan tavoksi nya, jangan biar kan para koruptor marajalela di NKRI ini. 

Karena katanya menambahkan, Menteri pendidikan telah mengintruksi kan agar didalam penggunaan dana BOS transfaransi nya harus jelas, hanya saja mandeg nya di kepsek-kepsek nakal yang ingin memperkaya diri  transfaransi nya menjadi tidak jelas.(Yzd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here