MERANGIN-BeritaTerbaru.Wiki.Dunia pendidikan dalam pengalokasian dana operasi sekolah yang rawan jadi areal praktek korupsi oleh oknum pendidik bermental maling, maka jangan salahkan bila para kontrol sosial seperti media selalu ngetol memplototin anggaran yang di habiskan oleh pendidik dengan alasan kebutuhan sekolah.

Bagi oknum pendidik bermenta maling, jangan merasa bahagia menimbun harta dari praktek haram, ingat suatu saat akan memakan anda sendiri.

Lagi-lagi penyerapan dana BOS di SMPN 2 Merangin perlu di tinjau ulang oleh pihak dinas terkait,dimana kepala SMPN 2 merangin Asmiah ini sangat terindikasi memainkan anggaran BOS demi pembuncitan pundi-pundinya dan keluarganya, bahkan saat di konfirmasi oleh media ini oknum pendidik ini terkesan bicara asal dan tidak bermutuh layak sebagai komanda karena tidak valid dalam memberi keterangan.

Mengingat, Beberapa item yang nominan dalam alokasi BOS yang cukup besar seperti dana ekstra kurikuler, maka ada indikasi kuat dugaan realisasinya tidak sesuai dengan yang tertuang di dalam rekapitulasi laporan alias mark up.

Jawaban yang di lontar kan dari bibir manid kepala SMPN 2 Merangin Asmiah kepada media ini sangat tidak logis saat di analisa, realisasinya di duga tidak menghabiskan dana sebesar yang tertuang di dalam rekapitulasi.

Iklan

Begitu juga dengan dana pemeliharaan sarana dan prasarana perawatan sekolah, menurut pantauan BeritaTerbaru.Wiki realisasi nya juga kuat dugaan mark Up di sini, banyak yang sangat butuh sentuhan melalui dana BOS di gedung SMPN 2 merangin ini namun seperti nya belum mendapat sentuhan sampai saat ini, di kemana kan dana BOS yang tertuang di dalam rekapitulasi laporan itu?.

Di tanya lagi tentang tentang item biaya lain nya yang jumlah dana nya cukup besar, berdasarkan jawaban dari kepala SMPN 2 Merangin Asmiah disini kuat dugaan dana ini tercecer, ada apa dengan semua ini? Kepada dinas terkait agar dapat meninjau ulang realisasi penggunaan dana BOS di SMPN 2 merangin yang di pimpin oleh ibu Asmiah yang menjabat sebagai kepala sekolah di SMPN 2 merangin ini.

Menurut hasil investigasi media ini dana BOS yang di kucurkan ke SMPN 2 mMerangin ini di duga telah mengangkangi permendikbud no 1 tahun 2018 tentang petunjuk teknis BOS.

Dana BOS di salurkan untuk meningkatkan Akses mutu pendidikan sebagai salah satu peroritas pembangunan nasional.

Namun penyerapan dana BOS di SMPN 2 Merangin ini transparansi nya tidak berjalan, contoh nya papan informasi penggunaan dana BOS juga tidak terpasang, disini juga diduga telah mengangkangi undang-undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) semoga instansi-instansi terkait bisa membuka mata hati nya untuk meninjau ulang realisasi penggunaan dana BOS di SMPN 2 merangin ini, jangan hanya terima laporan di atas meja saja…liat donk realisasi nya seperti apa. (Yzd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here