ACEH TIMUR-BeritaTerbaru.Wiki. Ketua LAKI DPC Aceh timur Saiful Anwar meminta Kapolda Aceh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, untuk mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi pada pengunaan Dana Desa Pekan Idi kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur pada anggaran dana desa tahun 2018 dengan total Rp 800 Juta lebih bersumber dari APBN.

“Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, saya minta mengambil alih penanganan kasus itu Slama Ini Di Tangani Oleh Kapolres Aceh Timur Jalan Di Tempat, saya minta kasus itu diusut tuntas, apalagi anggaran merupakan dana desa,” kata Saiful, Kamis (11/6).

Saiful menjelaskan kasus yang merugikan keuangan negara yang besar itu memang harus ditangani oleh Kapolda Aceh agar penanganannya cepat selesai. Bahkan informasi yang diterimanya, Belum ada saksi yang dipanggil penyidik Kapolres aceh timur .

“Ini jadi aneh, hampir satu bulan di lapor belum satu pun saksi dipanggil untuk melidik kasus ini , Ada apa dengan kapolres aceh timur ? ujarnya.

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, meminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Desa pekan IDi cut kecamatan darul aman.

Iklan

Untuk itu, Kapolda Aceh perlu segera mengambil alih penanganan kasus tersebut agar bisa sampai ke meja hijau. Ia malah mengkhawatirkan kalau kasus tersebut masih di daerah, maka kasus tersebut tidak akan selesai.

“Apalagi kapolres aceh timur tanpa menanggapi laporan kami lapor, yang kami takutkan kasus ini akan jalan di tempat , makanya perlu segera diambil alih,” ujarnya saiful LAKI.

Saiful juga mengapreasiasi Kapolres aceh timur yang sudah berkomitmen menyelesaikan kasus tersebut, Namun kasus tersebut jalan di tempat ungkap saiful LAKI.

“Saya akan kawal kasus ini, kalau memang tidak selesai, kasus ini akan saya laporkan ke Kejaksaan Agung,” tegasnya.(zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here