Aceh-BeritaTerbaru.Wiki.Aksi dari jajaran dewan pimpinan cabang ormas laskar anti korupsi indonesia (LAKI) Aceh Timur kembali memanas, persoalanya UU no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik( KIP) terkait ijazah kepala desa dan aparatur desa dama Pulosa kecamatan Darul Aman, untuk memastikan legalitas ijazah yang di ajukan dalam pencalonan kepala desa dan aparatur desa kini sudah resmi di ajukan gugatan sengketa ke komisi informasi aceh (KIA)
oleh ormas LAKI Aceh Timur.

Berdasarkan surat keberatan ormas laki no:113/XII/DPC-LAKI/A,TIM/2019 ,yang di balas oleh sekretariat daerah(SEKDA)Aceh Timur kepada ormas LAKI dengan no:555/3035 bahwa data yang di minta oleh ormas LAKI tidak berada di instansi bersangkutan(camat darul aman).

Ketua ormas LAKI Aceh Timur Saiful Anwar mengatakan,”kami sudah melakukan pengambilan data sesuai dengan prosedur uu no 14 tahun 2008 tentang KIP,
kami sudah menyurati camat Darul Aman, dengan balasan dari camat Darul Aman yang tidak memuaskan, dan kami sudah mengajukan” Terang Saeful.

Iklan

Saeful menambahkan, keberatan ke PPID utama kabupaten Aceh Timur, dan juga dengan balasan PPID yang tidak memuaskan dan setelah itu LAKI Aceh Timur mengajukan kebetatan ke SEKDA Aceh Timur dan SEKDA membalas surat LAKI Aceh Timur dengan balasan surat yang tidak memuaskan hingga ORMAS LAKI memagajukan gugatan sengketa ke Komisi informasi Aceh (KIA).

Lebih jauh Saiful Anwar menambahkan,sekarang ormas LAKI tinggal menunggu panggilan sidang dari panitera KIA
dan kami berharap semoga pemerintah aceh timur harus benar2 menjalankan uu no 14 tahun 2008 sebagai bentuk transparansi kepada masayarakat tutup Saeiful. (ZD News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here