Silaen – BeritaTerbaru.Wiki. Sejumlah warga Kecamatan Silaen yang tergabung dalam beberapa Kelompak Tani (Koptan) mengaku sangat kecewa atas pelayanan Kios atau Pengecer Pupuk Bersubsidi untuk wilayah Kecamatan Silaen, UD RAMOS.

Salah satunya yakni Koptan Janji Nauli, Desa Pintu Batu, Kecamatan Silaen yang diketuai Maringan Panjaitan yang mengaku sangat kecewa dan merasa dirugikan oleh Kios pupuk bersubsidi itu.

Maringan Panjaitan, saat ditemui di kediamannya pada (08/03/2021) mengaku diminta menandatangani kwitansi kosong oleh pemilik Kios Pupuk UD Ramos terkait penerimaan pupuk, namun nyatanya pupuk yang diterima sangat tidak sesuai dengan yang diterima.

“Jelas jelas ini ada permainan, harusnya pupuk yang kami terima sesuai dengan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang sudah kami sampaikan jauh hari sebelum waktunya pemakaian pupuk untuk menghindari kelangkaan, seperti saat ini” tukasnya.

“Kemana sebagian besar pupuk bersubsidi yang kami pesan itu? Kami curiga mentang mentang harganya lebih rendah sehingga pupuk itu dijual ke pihak lain dengan harga lebih tinggi, padahal Pemerintah sudah menetapkan HET untuk petani,” sambungnya dengan nada tinggi.

Iklan

Hal itu, masih kata Maringan dengan kesal, sudah berulang kali disampaikan ke Badan Penyuluhan Kecamatan (BPK) bahkan ke Dinas Pertanian Kabupaten Toba, namun hingga kini tidak ada tindakan terhadap para pengecer.

“Ada apa ini? Dinas Pertanian Toba seakan mandul dan tampak tidak berdaya. Mereka tidak berbuat apa apa atas jeritan masyarakat petani ini. Kami mohon perhatiannya atas kelangkaan pupuk ini,.Hidup kami hanya tergantung dari hasil pertanian,” ungkapnya mengiba.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan langsung menyampaikan masalah ini ke Bupati Toba agar segera menindaklanjuti kelangkaan tersebut. “Mohon Pemkab Toba membina semua kios pupuk agar mengutamakan kepentingan masyarakat bawah,” pintanya.

Sementra itu, Kepala BPK Silaen, Lilis Panjaitan saat dihubungi melalui selulernya mengaku terkejut atas informasi itu. “Mana bisa kwitansi kosong penerimaan pupuk ditandatangani?” sebutnya dengan nada kebingungan.

Lilis berjanji akan segera ke lapangan untuk memeriksa kebenaran informasi itu. “Maaf pak, saya kebetulan sedang tugas ke luar. Nanti saya periksa informasi itu,” sebutnya singkat. (JP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here