Madina-BeritaTerbaru.Wiki.Direktur (RSUD) rumah sakit umum daerah Panyabungan dr Rusli Pulungan memberikan informasi kepada media zonadinamika news.com dan malintang pos online terkait musibah yang dialami keluarga yang hendak melahirkankan di RSUD Panyabungan malam Rabu 23/2/2021 kemarin.

Musibah yang menimpa keluarga anshorudin 35 tahun dan istrinya Maisaroh 36 asal maga pasar kecamatan lembah sorik marapi yang akan melahirkan bayi pertamanya di RSUD panyabungan harus kehilangan bayinya yang meninggal dalam kandungan karena terlambat mendapatkan pertolongan medis.

“Ketuban saya sudah pecah.darah juga sudah keluar.tapi saya tidak langsung ditangani.kata petugas medis saya harus di rapid test dulu.padahal saya dalam keaadan kesakitan akibat mau melahirkan ini”

Kami juga tidak diberitahu sebelumnya jika yang mau melahirkan harus di test rapid dulu.”ucap pasien

Sementara itu dr rusli pulungan selaku direktur RSUD panyabungan mengatakan kepada awak media yang menghubunginya langsung pada tanggal 29/2/2021 sore kemarin di kediamannya di jalan abri ujung.

“Itukan menurut dia gawat darurat. Dokter kan harus menilai.ini gawat. ini darurat.ini gawat darurat.dia juga harus menilai.dia menilai melakukan tindakan melalui berdasarkan medisnya dan kondisi medis seseorang. Berarti itu bukan gawat darurat.

Iklan

Yang dimaksud dengan gawat darurat itu yang mengancam jiwa.”kalau kalian bilang itu darurat tidak. “itu kan menurut adek saja yang darurat. Yang menilai kan dokternya.

buktinya nggak mengancam jiwa dia.dia kan baik-baik saja. Kalau dia gawat darurat terus kita telantarkan dan mengancam jiwa bisa saja dia jadi mati.ini kan enggak dia kan baik-baik aja.

Dan dokternya masih memberikan penanganan yang elektif dan terencana. Dengan memasukkan balon ke rahimnya supaya dia tidak langsung dioperasi dan bisa melahirkan secara normal.

“Dia itu juga salah pengertian (pasien red) yang kita lakukan swab nya memang 2 kali. Tapi kalau menurut kalian ini tidak ditangani silahkan kalian tulis saja kalian buat beritanya.tapi kalian buat berita menurut pasien.dan tambahkan juga keterangan dari saya. Ok cukup sampai di situlah penjelasan saya.”ucap dr Rusli.

(Saepul)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here