Pekan Baru,BeritaTerbaru.Wiki – Pelaku perampokan di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, hingga menewaskan seorang warga Marpoyan, Mulyono (58), berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru. Salah satu pelaku pembunuhan bernama Edison Purba, wartawan online yang pertama kali menulis berita itu.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto saat di konfirmasi melalui viat selulernya kepada awak media metrorepublik, membenarkan hal itu. Menurut dia Edison mengaku kerap menulis berita-berita kriminal di jajaran Polresta Pekanbaru.

“Saat diperiksa, tersangka Edison mengaku waratawan kriminal, dia juga mengaku seorang ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia di Kabupaten Kampar, “ujar Robert, Senin (03/10).

Bahkan, setelah melakukan aksinya pada Senin (27/11) pukul 10.30 WIB, Edison waratawan pertama yang menulis berita perampokan tersebut. Edison juga kerap memantau perkembangan penyelidikan polisi terkait aksi yang dilakukannya dengan berpura-pura meminta informasi berita kepada rekan sesama waratawan di Polresta Pekanbaru.

“Dia juga memantau pemberitaan dan informasi, namun sehari setelah aksinya, Edison kami tangkap di rumahnya di kecamatan Siak Hulu Kampar,” kata Robert.

Dari pengakuan Edison, ada beberapa tersangka lainnya. Kemudian polisi melakukan pengejaran hingga akhirnya pada Rabu (29/10), Amin Fauzi (37) dan Monang Simanjuntak (34) di tangkap di masing-masing rumahnya.

“Pelaku pertama yang diciduk yakni Edison, pada Selasa (28/10) malam, pukul 21.00 WIB, di Jalan Amalyah, Desa Tanah Merah Siak Hulu, Kabupaten Kampar, yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Kompol Hariwiawan Harun,” ujar Robert.

Setelah ditangkap, kata Robert, pelaku mengakui perbuatannya, kemudian petugas melakukan pengembangan dari informasi pelaku pertama.

Iklan

Dari informasi ini, polisi lalu melakukan pengejaran kepada Monang Simanjutak alias Monang, dan berhasil menciduknya di Jalan Pandau Jawa, Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Rabu (29/10) dini hari pukul 01.00 WIB.

“Dan pelaku terakhir yang kita tangkap adalah Amin Fauzi di Desa Tanjung Sawit Jalur II Simpang Robert, Kecamatan Tapung Kampar, Rabu (29/10) pukul 06.00 WIB,” kata robert.

Dari Ketiga pelaku, Robert mengimbuhkan, dua diantaranya merupakan residivis yang berulang kali keluar masuk penjara, yakni Monang Simanjuntak dan Amin Fauzi atas kasus yang sama, yaitu perampokan. Sementara Edison mengaku seorang wartawan kriminal.

Mereka ini, lanjut Robert, sudah merencanakan perampokan itu sejak bulan Juli 2014, antara Edison dan Monang selaku perencana dengan kode “Proyek”.

“Mereka menyebut perampokan ini dengan kata ‘proyek’. Mereka menargetkan Operasi ke korban, karena kebiasaan setiap hari Senin mengantarkan uang dalam jumlah banyak ke Bank Permata, tanpa pengawalan, menggunakan motor, dimana uang disimpan di dalam jaket,” terang Robert.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa uang tunai Rp 30 Juta dari tangan Monang, sepeda motor dan pakaian Safari yang digunakan saat mengeksekusi korban, sementara pada Edison polisi menyita uang sekitar Rp 3.300.000.

Pelaku lainnya yang tengah diburu saat ini inisial YP, selaku eksekutor yang menarik dan mengambil jaket korban. “Kita tidak menutup kemungkinan ada pelaku lainnya, karena bisa saja ada pelaku lain, nanti kita informasikan lagi. Uang ratusan juta sisa hasil perampokan ada pada tersangka YP yang saat ini buron,” terang Robert.kepada wartawan metrorepublik.( sokhiaro halawa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here