Madina-Zonadinamikanews. Pihak BKAD Desa Banjar Aur Utara Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara membantah terkait Kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) yang dikucurkan oleh Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI Tahun Anggaran 2020,atas munculnya pemberitaan yang kurang tepat.

M.Faisyar Hasibuan selaku ketua BKAD dan Aminuddin Nasution selaku bendara lewat surat klarifikasi ke email redaksi mengatakan, bahwa mendapatkan anggaran PISEW sebesar Rp.600.000.000 dan bukan Rp .400.000.000. dan juga kondisi pekerjaan dilapangan tidak benar sudah banyak yang sudah rusak, dan hingga saat ini masih kondisi baik.

Dan menegaskan, bahwa kegiatan dilapangan bukanlah pembuatan rabat beton, melainkan pembuatan lapisan penetrasi dengan ketebalan 18 Cm dan bukan 3 Cm seperti yang diberikan, pihaknya juga membantah atas pernyataan sumber yang mengatakan soal besaran anggaran Rp.400 juta, dan kami sudah menanyakan Pak Amin sebagai sumber dan mengaku tidak perna mengatakan bahwa anggaran hanya Rp.400 juta.

Kepada Ytu,
Bapak Pimpinan Redaksi www.BeritaTerbaru.Wiki
Medan

Dengan Hormat,
Salam sejahtera kami sampaikan kepada Bapak/lbu pimpinan media www.zonadlnamikanews.com semoga dalam keadaan sehat dan sukses menjalankan aktivitasnya, amin.
Berdasarkan Undang-Undang Pers nomor 40 tahun 1999 ‘dalam pasal 1, pasal 5, pasal 1 1, dan pasal 15 yang mengatur tentang Hak Jawab untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan.
Sehubungan dengan pemberitaan di media www.BeritaTerbaru.Wiki pada tanggal 04 Januari 2021 dengan judul berita “Dana PISEW Desa Banjar Aur Utara Kabupaten Madina Diduga Arena Korupsi” ( https://BeritaTerbaru.Wiki/2021 /01 /bidik/dana-pisew-desa-banj ar-aur-utara-kabupaten-madinadiduga-arena-korupsi/ ).

Berkaitan pemberitaan tersebut, kami dari Badan Kerja Sama Antar Desa (BRAD) yang menerima dan merasakan langsung manfaat pengerjaan kegiatan tersebut menyampaikan hak jawab (somasi) atas pemberitaan tersebut.
Dapat kami sampaikan bahwa alokasi anggaran kegiatan PISEW ini adalah sebesar Rp 600.000.000,-.

Iklan

Tidak benar bahwa alokasi anggaran seperti yang disebutkan dalam pemberitaan yaitu Rp 400.000.000,-
Kami menyampaikan keberatan atas isi pemberitaan yang menyebutkan bangunan tersebut sudah banyak yang hancur. Karena sampai sekarang bangunan fisik kegiatan tersebut masih dalam kondisi bagus. Dan di dalam pemberitaan disebutkan kegiatan tersebut adalah bukan pembuatan rabat beton, melainkan pembuatan Lapisan Penetrasi (Lapen), dan ketebalannya adalah 18 Cm (termasuk Base dan Lapen), bukan 3 Cm seperti yang dibuat di dalam berita.

Kami juga keberatan atas isi pemberitaan yang memuat pernyataan nara sumber atas nama Amin dalam isi pemberitaan yang menyebutkan anggaran kegiatan sebesar Rp 400.000.000. dapat kami tegaskan nara sumber atas nama Amin tidak benar mengeluarkan pernyataan tersebut.

Oleh karéna itu, kami meminta kepada Bapak/lbu pimpinan www.BeritaTerbaru.Wiki agar sanggahan / hak jawab ini diterbitkan di media yang Bapak/lbu pimpin. Kami menunggu hak jawab ini ditayangkan dalam waktu 2×24 jam.

Demikian surat sanggahan ini kami perbuat, atas kerja sama yang baik kami mengucapkan terima kasih
Panyabungan, 5 Januari 2021

M. FAISYAR HASIBUAN
KETUA BKAD

AMINUDDIN NASUTION BENDAHARA BKAD

Redaksi: terimakasih atas kerjasana dan koreksinya. Salam Jurnalis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here