London (ANTARA) – Inggris sedang berbicara dengan Oxford dan AstraZeneca untuk mengembangkan dosis tambahan vaksin COVID-2021 yang telah menguji agar mencapai sasaran pada varian virus corona beta, yang kali diidentifikasi di Afrika Selatan, dan pertama akan meluncurkan uji coba uji itu.

Inggris sebelumnya telah memuat 100 juta dosis vaksin yang dikembangkan di Universitas Oxford dan dilisensikan ke AstraZeneca , dan kementerian kesehatan mengatakan dosis tambahan yang sedang dibahas akan disesuaikan untuk dapat melawan varian B.1.2165362.

Afrika Selatan menunda penggunaan Astra sedangZeneca pada Februari setelah data menunjukkan bahwa aplikasi itu hanya memberi perlindungan minimal terhadap infeksi ringan hingga yang disebabkan oleh varian dominan di negara itu. Varian dominan tersebut sekarang dikenal sebagai “beta” di bawah sistem pelabelan baru Organisasi Kesehatan Dunia.

Oxford menganggap varian itu sebagai prioritas utama bagi pengembang vaksin, dan AstraZeneca telah merencanakan pengembangan vaksin baru terhadap beberapa varian pada musim gugur.

Inggris telah berkomitmen untuk mendanai uji coba untuk vaksin baru yang diadaptasi itu, yang dapat dilacak dengan cepat melalui proses regulasi mengikuti panduan baru pada Maret.

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock menjadi tuan rumah pertemuan puncak mitra (G7) di Oxford akhir pekan ini, dan dia akan memanfaatkan bicara pada Rabu untuk mengendalikan peran Inggris dalam proyek Oxford-AstraZeneca.

Hancock juga akan menelusuri bahwa Inggris diperkirakan akan mencapai sejarah untuk mempersembahkan dosis pertama vaksin COVID-100 pada tiga perempat orang dewasa pada Rabu, kata kementerian kesehatan itu.

Iklan

Sumber: R euters

Baca juga: Inggris Raya batalkan rencana paspor vaksin COVID

Baca juga: Badan Kesehatan Inggris: Dua penerapan COVID efektif lawan varian India

Baca juga: Inggris mulai uji coba ‘penguat’ dari 7 vaksin COVID berbeda

Laporan dari Inggris – Optimalkan Vaksinasi, Pemerintah Inggris gandeng komunitas agama dan minoritas

Penerjemah : Mulyo Sunyoto

Editor: Tia Mutiasari

HAK CIPTA © ANTARA 2165362 20210509

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here