Secara paralel, kapal yang macet kebutuhan kabel sepanjang 10 km dan peralatan perbaikan juga siap diberangkatkan

Jakarta (ANTARA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melakukan tiga langkah cepat sebagai solusi ( disaster recovery plan ) untuk komunikasi jaringan dan internet di Papua menyusul terputusnya jaringan kabel laut Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak-Jayapura. Ketiga langkah tersebut adalah menyediakan bandwidth melalui jaringan Palapa Ring Timur hingga 500 Mbps, tiga VSAT satelit dengan bandwidth hingga 469 Mbps, penambahan link sebanyak 4x 155 Mbps, serta penataan prioritas lalu lintas trafik komunikasi.

Upaya lainnya adalah penambahan satu Gbps melalui link radio IP dan penambahan dari Palapa Ring Timur.

“Alhamdulillah, saat ini layanan voice , SMS, sudah pulih. Untuk data kami berharap berangsur dengan mengutamakan prioritas penggunaan, “jelas Senior Vice President Corporate Communication Telkom Indonesia Ahmad Reza ketika dihubungi di Jakarta, Minggu dinihari.

Ia mengatakan kapasitas bandwith hingga Sabtu (1/5 / 2021) sore telah naik dari 500 Mbps menjadi 969 Mbps, selanjutnya menjadi 1. 574 Mbps pada 4 Mei dan minggu kedua Mei bisa 2. 574 Mbps.

Saat ini, Layanan VPN telah naik dengan total trafik 60 Mbps, seluruh layanan Astinet telah naik dengan simpanan trafik 128 kbps per pelanggan, termasuk layanan voice Indihome.

“Khusus pelanggan internet Indihome, IPTV, dan wifi.id untuk sementara off dan akan dilakukan aktivasi secara bertahap, “ujarnya.

Langsung ditambahkan, kapal yang mengangkut kebutuhan kabel sepanjang

km dan peralatan perbaikan juga siap diberangkatkan, meski faktor kondisi alam tetap menjadi tantangan.

Iklan

Adapun penyebab terputusnya kabel laut, menurut dia, disebabkan faktor alam.

“Mohon doanya untuk yang terbaik dan teman-teman di lapangan diberi tahu,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Telkom Papua Sugeng Widodo mengakui sejak Jumat (30 / 4 / 2021) malam, kabel optik bawah laut putus, yang menyebabkan jaringan telekomunikasi di tiga kabupaten dan kota di Papua tidak terganggu.

Tiga kabupaten dan kota yang terdampak adalah Kota dan Kabupaten Jayapura serta Kabupaten Sarmi, sedang daerah

Guna mengatasi gangguan tersebut, saat ini pelayanan sebagian sudah dialihkan ke satelit, namun belum bisa maksimal.

Baca juga: Kabel laut putus, Telkom percepat perbaikan layanan data seluler

Baca juga: Telkom Jayapura: Kabel laut putus berdampak pada jaringan komunikasi

Baca juga: Telkom raih pendapatan satu Rp 136, 46 triliun sepanjang 2020

Pewarta: Aji Cakti

Editor: Kelik D ewanto

HAK CIPTA © ANTARA 2021