Jakarta (ANTARA) – Lima berita hukum pada Minggu (23 / 5) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, mulai sindikat uang palsu di Indramayu hingga anggota KKB penembak Letda Inf Amran Blegur ditangkap.

Klik di sini untuk membaca berita selengkapnya.

1. Polres Indramayu tangkap pengedar uang senilai Rp 11, 5 miliar

Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, menangkap empat orang tersangka pengedar uang palsu dengan barang bukti yang disita senilai Rp 11, 5 miliar lebih.

“Empat orang kita tangkap, karena terbukti membuat dan mengedarkan uang palsu,” kata Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang di Indramayu, Minggu.

Selengkapnya di sini

2. Satgas Gakkum Nemangkawi menangkap KKB penembak Letda Inf Amran Blegur

Satuan Tugas Penegakan Hukum Nemangkawi, Minggu, menangkap Litiron Weya (LW), salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak Letda Inf Amran Blegur, di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Selain Letda Inf Amran Blegur, insiden yang terjadi di bulan Agustus 2018 lalu itu, juga menewaskan Pratu Freddy.

Selengkapnya di sini

3. Bareskrim selidiki dugaan kebocoran 279 juta data WNI

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber atau Dirtipidsiber tengah dugaan kebocoran 279 juta data pribadi warga negara Indonesia (WNI) dengan meminta Klarifikasi sejumlah pihak.

Iklan

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Adriansyah saat dikonfirmasi, di Jakarta, Minggu, kata dirinya telah memerintah Dirtipidsiber untuk melidik dugaan kebocoran data WNI tersebut.

di sini

4. Dua orang pengendara sepeda motor meninggal di jalur utama Cianjur

Dua orang pengendara sepeda meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka tumpangi bertabrakan di dua titik jalan utama Cianjur, Jawa Barat, tercatat selama tiga peristiwa kecelakaan menimpa pengendara sepeda motor.

“Pada hari ini tiga peristiwa kecelakaan menimpa pengendara sepeda motor, dua orang di meninggal dunia . Kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengendara yang berusaha mendahului kendaraan yang ada di lapangan, “kata Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Meilawaty di Cianjur, Minggu.

Selengkapnya di sini

5. Kemenkumham tegaskan belum mengeluarkan informasi penerimaan CPNS

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI naik hingga saat ini belum menyampaikan atau mengeluarkan informasi terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk kementerian ini.

“Memang benar kami akan menyelenggarakan proses penerimaan CPNS, tetapi sampai saat ini kami belum sekalipun secara resmi menyampaikan informasi kepada publik , “kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkuham Andap Budhi Revianto melalui tulisan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya di sini

Pewarta: Laily Rahmawaty

Editor: Heru Dwi Suryatmojo

HAK CIPTA © ANTARA 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here