KAYU ARANGBATAM-BeritaTerbaru.Wiki. Maraknya gudang kayu illegal khususnya di Batu Aji kampung seroja kelurahan Seilekop kecamatan Batu Aji milik Riko terkesan Dinas KP2K maupun penegak hukum melakukan pembiaran.
Betapa sangat di sayangkan kinerja dinas KP2K kota Batam tidak profesional menindak dan melakukan penertiban terhadap para perambah hutan dan pemilik gudang kayu serta somel ilegal. Akibat tidak adanya pengawasan dari Dinas KP2K,sudah jelas hasil kayu yang di peroleh untuk memenuhi somel atau gudang,kebanyakan dari hasil rambahan dari hutan lindung dan hutan konservasi yang di perdangangkan atau di mamfaatkan.
Perambahan hutan tersebut kian menjamur sampai saat ini tidak tersentuh aparat penegak hukum. Dinas KP2K, Polhut dan KSDA ,justru para perambah hutan dengan leluasa memamfaatkan hasil hutan dengan melakukan penebangan secara liar dengan tidak mendapatkan saksi dari instansi penanggung jawab.Banyak dugaan adanya kerjasama antara perambah hutan dengan pengawas sehingga terjadi pembiaran.
Awak media ini mendatangi beberapa gudang kayu yang berada di daerah dapur 12,salah satunya berinisial S menuturkan saya melakukan dan membuat gudang kayu awalnya saya melihat lori hari-hari melintas dari depan rumah saya dengan membawa kayu tim maupu kayu bulat.
Tidak mungkin saya hanya jadi penonton,karena saya itu bukan orang bodoh,keuntungannya sangat lumayan.Saya ada niat karena melihat adanya kebebasan menebang kayu di hutan dan gampangnya memperoleh dan menumpuk kayu tanpa harus memiliki ijin.Saya juga tidak membandel,jika memang di katakan harus di tutup akan saya hentikan ,tapi yang lainnya juga semua jangan ada yang beroperasi .
Tidak akan susah saya ini mas,karena masih pemain kecil ,di bandingkan somel atau gudang yang lain.Coba ada ngak yang berani melakukan penertiban gudang kayu di Batam khususnya daerah batu aji dan Dapur 12, kalau mereka tidak bernyanyi semua. Saya juga tahu hukum dan peraturan untuk memperoleh atau memanen hasil hutan perijinannya bukan gampang apalagi hasil hutan lindung dan konservasi tidak akan di terbitkan tergantung orangnya pintar-pintar di lapangan,jelasnya.
Didalam UU 41Tahun 1999 pasal 50 ayat(3) huruf e) setiap orang di larang menebang pohon atau memanen atau memungut hasil hutan di dalam hutan tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat yang berwenang.
Ayat(3)huruf f) menerima ,membeli atau menjual ,menerima tukar ,menerima titipan atau memiliki hasil hutan yang di ketahui atau patut di duga berasal dari kawasan hutan yang di ambil atau di pungut secara tidak sah.Sejak kepemimpinan Suhartini menjadi SKPD di kota Batam somel maupun pergudangan kayu semakin kian menjamur .
Kuat dugaan antara pemilik somel dan gudang kayu(panglong) ada main mata sehingga tidak pernah di lakukan penertiban.Para perambah hutan ,dan pemilik somel dan gudang kayu ilegal patutnya dapat di jerat dengan saksi undang-undang 41 Taahun 1999 dengan ancaman kurungan pidana kurungan maksimal 10 tahun penjara.(P.J.Mrg/Sori.S)

Iklan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here