Atambua – BeritaTerbaru.Wiki, Kegiatan Pelantikan Anggota Baru Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang digelar di Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Jumad, 30/10/15, telah menciptakan Kader-kader yang progresif dan revolusioner dalam membingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di Perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, inilah tema yang diangkat dalam pelantikan.

Ketua GMNI Cabang Atambua dalam pidato politiknya, Brigitha J. Hati mengungkapkan bahwa perlunya memahami tentang refleksi kebangsaan dalam hal ini menegakkan kembali 4 Pilar kebangsaan sehingga kaum muda di zaman sekarang tidak mudah terbawa arus globalisasi yang ditunggangi oleh kepentingan kapitalisme yang merupakan bibit dari imperialisme dan telah tumbuh subur di Kabupaten Belun bahkan di Indonesia.

“Satu refleksi buat kita semua, pahamkah kita tentang pancasila?, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, perlu saya sampaikan bahwa kita yang ada di Perbatasan untuk lebih jeli lagi melihat ekses pembangunan yang sudah melenceng jauh dari cita-cita revolusi yang telah ditanamkan sejak dahulu oleh The Founding Fathers kita,” Kata Gita begitu ia disapa.

Iklan

Hendrikus C.H. Ata Palla menjelaskan bahwa tujuan dari seorang kader yaitu mendidikkan generasi muda yang berintelek, sebab sejak dahulu bangsa Indonesia didirikan oleh orang-orang yang berintelek atau pernah mengenyam pendidikan tinggi.

“Seorang kader GMNI harus mampu menggunakan pikiran ketimbang fisik semata, kita harus waras dalam berpikir, maka dari itu apabila dikemudian hari terjadi perbedaan suku, agama dan ras, maka sebagai kader GMNI haruslah menjadi orang pertama yang berdiri di depan dan menyatakan bahwa kita adalah satu kesatuan,” Ucap Ketua Persatuan Alumni GMNI Kabupaten Belu.

Anggota GMNI yang dilantik berjumlah 9 orang diantaranya; Anonia Yanti Mako, Helena Monis, Alfianita Elfiana Ulu, Jhon Thomas More Mali, Virginia H. Mugiratho, Alexander Untung Tae, Florentina R. Moruk, Maria Indrayani M. Nekin, Joan Baptista Soares. (Nus Feka).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here