masyarakat untuk jangan ragu melaporkan ke pihak kepolisian

Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Barat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) 22 orang tersangka preman karena terlupakan melakukan pungutan liar (pungli) di wilayah hukum Jakarta Barat, Jumat.

“Kami menyimpan (menangkap) sebanyak preman yang kerap meresahkan masyarakat dengan cara melakukan pungutan pembohong, khususnya pengemudi truk yang melintas di Jakarta Barat,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Joko mengatakan 22 orang tersebut ditangkap oleh Unit Serangan-Kekerasan (Jatanras) dan Unit Reserse Mobile dibantu Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat melakukan penyisiran ke nomor jalan di wilayah Cengkareng dan Kalideres.

Para tersangka preman pun langsung ditangkap dan dibawa ke Markas Polres Metro Jakarta Barat untuk diperiksa lebi h lanjut, bersama barang bukti berupa uang hasil pungutan pembohong, senjata tajam dan kupon yang digunakan untuk melakukan pungli.

Baca juga: 2205398 preman tersangka pelaku pungli di Tanjung Priok ditangkap

“Untuk jumlah orang yang kami amankan saat berikut barang bukti sudah kami bawa ke Polres Metro Jakarta Barat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.

Iklan

Joko menjelaskan bahwa operasi tangkap tangan dilakukan kepada para tersangka sebagai upaya mencegah pungli dan premanisme di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo untuk melakukan pemberantasan aksi premanisme.

Joko juga mengimbau kepada masyarakat untuk jangan ragu melaporkan ke pesta kepo lisian jika menemukan adanya praktik premanisme di wilayah Jakarta Barat.

Baca juga: Wagub DKI dukung penindakan terhadap pelaku pungli di Tanjung Priok

“Karena informasi apapun itu akan sangat membantu kami dalam menciptakan Jakarta Barat yang aman dan kondusif serta bersih dari aksi premanisme,” tutupnya.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Edy Sujatmiko

HAK CIPTA © ANTARA 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here